{"id":9706,"date":"2026-05-04T12:19:58","date_gmt":"2026-05-04T05:19:58","guid":{"rendered":"https:\/\/cahaya.co\/?p=9706"},"modified":"2026-05-04T12:20:03","modified_gmt":"2026-05-04T05:20:03","slug":"persik-kediri-vs-arema-fc-3-2-ernesto-gomez-menggila-macan-putih-menang-dramatis-atas-singo-edan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/2026\/05\/04\/persik-kediri-vs-arema-fc-3-2-ernesto-gomez-menggila-macan-putih-menang-dramatis-atas-singo-edan\/","title":{"rendered":"Persik Kediri vs Arema FC 3-2: Ernesto Gomez Menggila, Macan Putih Menang Dramatis atas Singo Edan"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/persik-kediri\/\">Persik Kediri<\/a> meraih kemenangan dramatis 3-2 atas <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/arema-fc\/\">Arema FC<\/a> pada pekan ke-31 <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/super-league\/\">Super League<\/a> 2025-2026 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, Minggu (3\/5) sore WIB.<\/p>\n<p>Dalam laga Persik Kediri vs Arema FC tersebut, Macan Putih mencetak tiga gol di babak pertama melalui brace Ernesto Gomez pada menit ke-8 dan ke-43 serta satu gol Telmo Castanheira pada menit ke-27 atau 28, sebelum Arema FC membalas dua gol di penghujung babak kedua lewat Dalberto menit ke-86 dan Walisson Maia menit ke-90+5.<\/p>\n<p>Kemenangan ini membuat Persik Kediri tetap di peringkat ke-12 dengan 36 poin, sementara Arema FC berada di posisi ke-11 dengan 39 poin di klasemen sementara Super League.<\/p>\n<p>Bermain sebagai tuan rumah, Persik Kediri tampil efektif meski penguasaan bola didominasi Arema FC.<\/p>\n<p>Dalam data pertandingan, Singo Edan mencatatkan penguasaan bola sebesar 63 persen, berbanding 37 persen milik Macan Putih.<\/p>\n<p>Namun, efektivitas penyelesaian akhir menjadi pembeda dalam duel Persik Kediri kontra Arema FC di ajang Super League tersebut.<\/p>\n<p>Pada babak pertama, Persik Kediri langsung unggul cepat. Telmo Castanheira mengirim umpan tarik terukur yang diselesaikan Ernesto Gomez untuk membuka skor.<\/p>\n<p>Gol tambahan lahir melalui kerja sama Bayu Otto dan Castanheira sebelum Ernesto kembali mencetak gol lewat aksi individu.<\/p>\n<p>Sempat dinyatakan offside, gol itu akhirnya disahkan setelah wasit meninjau VAR.<\/p>\n<p>Keputusan tersebut mengesahkan gol kedua Arema FC di masa injury time.<\/p>\n<h2>Jalannya Pertandingan<\/h2>\n<p>Sejak peluit awal dibunyikan wasit Yoko Suprianto, kedua tim langsung bermain agresif dengan duel ketat di lini tengah dan pressing tinggi.<\/p>\n<p>Persik Kediri membuka keunggulan pada menit ke-7 atau ke-8 melalui Ernesto Gomez yang memanfaatkan umpan silang dari sisi kiri.<\/p>\n<p>Gol tersebut menjadi awal dominasi efektivitas tuan rumah atas Arema FC.<\/p>\n<p>Persik hampir menambah gol pada menit ke-16 melalui tandukan Jose Enrique, namun kiper Arema FC, Lucas Frigeri, melakukan penyelamatan.<\/p>\n<p>Arema membalas ancaman pada menit ke-19 atau ke-20 lewat peluang Dalberto dan Gustavo Franca, tetapi belum membuahkan hasil setelah bola melambung dan ditepis Leo Navacchio.<\/p>\n<p>Gol kedua Persik Kediri lahir pada menit ke-27 atau 28. Berawal dari kesalahan lini belakang Arema FC, Bayu Otto mencuri bola dan mengirimkan umpan matang kepada Telmo Castanheira yang menyelesaikannya menjadi gol.<\/p>\n<p>Lima belas menit berselang atau pada menit ke-43, Ernesto Gomez mencetak gol keduanya melalui aksi individu melewati pemain belakang lawan dan menutup babak pertama dengan skor 3-0 untuk Persik Kediri.<\/p>\n<p>Memasuki babak kedua, Arema FC meningkatkan intensitas serangan. Peluang didapat melalui Walisson Maia pada menit ke-47 dan Salim Tuharea pada menit ke-57, namun belum mengubah skor.<\/p>\n<p>Persik juga sempat memperoleh peluang emas ketika Jose Enrique berhadapan satu lawan satu dengan Lucas Frigeri, tetapi gagal menambah gol.<\/p>\n<p>Arema FC akhirnya memperkecil ketertinggalan pada menit ke-86 melalui Dalberto yang memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan atau dari Salim Tuharea.<\/p>\n<p>Pada menit ke-90+5, Walisson Maia mencetak gol lewat sundulan yang sempat dianulir karena offside sebelum disahkan melalui tinjauan VAR.<\/p>\n<p>Meski menambah satu gol, Arema FC tidak mampu menyamakan kedudukan hingga laga berakhir.<\/p>\n<h2>Susunan Pemain<\/h2>\n<p><strong>Persik Kediri:<\/strong> Leo Navacchio; Rezaldy Hehanussa, Hamra Hehanussa, Muhammad Firly, Rendy Sanjaya; Telmo Castanheira, Ady Eko; Adrian Luna, Bayu Otto, Ernesto Gomez; dan Jose Enrique.<\/p>\n<p><strong>Pelatih:<\/strong> Marcos Reina.<\/p>\n<p><strong>Arema FC:<\/strong> Lucas Frigeri; Leo Guntara, Walisson Maia, Anwar Rifai, Rio Fahmi; Arkhan Fikri, Matheus Balde, Betinho; Gustavo Franca, Gabriel Silva, dan Dalberto.<\/p>\n<p><strong>Pelatih:<\/strong> Marcos Santos atau Marquinhos.<\/p>\n<p>Tambahan tiga poin membuat Persik Kediri mengoleksi 36 poin di posisi ke-12 klasemen sementara Super League. Adapun Arema FC tetap berada di peringkat ke-11 dengan 39 poin.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Persik Kediri menang dramatis 3-2 atas Arema FC. Brace Ernesto Gomez bawa Macan Putih amankan tiga poin di Super League 2025\/2026.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9730,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[174,16],"tags":[365,348,108],"class_list":["post-9706","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-liga-indonesia","category-sepakbola","tag-arema-fc","tag-persik-kediri","tag-super-league"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9706","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9706"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9706\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9731,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9706\/revisions\/9731"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9730"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9706"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9706"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9706"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}