{"id":9044,"date":"2026-05-08T09:30:00","date_gmt":"2026-05-08T02:30:00","guid":{"rendered":"https:\/\/cahaya.co\/?p=9044"},"modified":"2026-05-06T23:10:33","modified_gmt":"2026-05-06T16:10:33","slug":"three-in-one","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/2026\/05\/08\/three-in-one\/","title":{"rendered":"Apa Itu Sistem Three in One? Sejarah, Aturan, dan Dampaknya di Jakarta"},"content":{"rendered":"<p class=\"c7\"><span class=\"c3\">Three in One, atau lebih dikenal sebagai sistem 3-in-1, adalah salah satu kebijakan yang pernah diterapkan di beberapa kota besar untuk mengatasi masalah kemacetan lalu lintas. <\/span><\/p>\n<p class=\"c7\"><span class=\"c3\">Kebijakan ini mengharuskan setiap kendaraan yang melintas di jalan-jalan tertentu pada jam sibuk harus membawa minimal tiga penumpang. <\/span><\/p>\n<p class=\"c7\"><span class=\"c3\">Meskipun kebijakan ini telah dihentikan di beberapa tempat, konsepnya masih menarik untuk dibahas karena menyajikan pendekatan unik dalam mengurangi volume kendaraan di jalan raya.<\/span><\/p>\n<h2 id=\"h.6acgp1k7s4ob\" class=\"c7 c8\"><span class=\"c5\">Sejarah Penerapan Three in One<\/span><\/h2>\n<p class=\"c7\"><span class=\"c3\">Three in One pertama kali diterapkan di Jakarta pada tahun 1992 sebagai respons terhadap semakin parahnya kemacetan di ibu kota. <\/span><\/p>\n<p class=\"c7\"><span class=\"c3\">Kebijakan ini berlaku di beberapa jalan utama seperti Jalan Sudirman dan Jalan Thamrin, serta beberapa ruas jalan lainnya. <\/span><\/p>\n<p class=\"c7\"><span class=\"c3\">Tujuan utama dari Three in One adalah untuk mengurangi jumlah kendaraan pribadi yang hanya membawa satu atau dua penumpang, yang dianggap sebagai salah satu penyebab utama kemacetan.<\/span><\/p>\n<p><span class=\"c0\">Jalan-Jalan yang Terkena Dampak:<\/span><span class=\"c3\"> Kebijakan ini diterapkan pada jam sibuk pagi dan sore hari, biasanya antara pukul 07.00 hingga 10.00 dan 16.00 hingga 19.00, pada hari kerja.<\/span><\/p>\n<p><span class=\"c3\"> Kendaraan yang melanggar aturan ini bisa dikenai sanksi tilang oleh petugas kepolisian.<\/span><\/p>\n<h2 id=\"h.viijz5k0zx48\" class=\"c7 c8\"><span class=\"c5\">Manfaat dan Kontroversi Three in One<\/span><\/h2>\n<p class=\"c7\"><span class=\"c3\">Pada awalnya, Three in One dianggap cukup efektif dalam mengurangi kemacetan, terutama di jalan-jalan yang sangat padat. <\/span><\/p>\n<p class=\"c7\"><span class=\"c3\">Dengan adanya aturan ini, banyak pengendara yang akhirnya memilih untuk menggunakan transportasi umum atau berbagi kendaraan dengan teman atau rekan kerja. <\/span><\/p>\n<p class=\"c7\"><span class=\"c3\">Namun, kebijakan ini juga menimbulkan beberapa kontroversi dan masalah baru.<\/span><\/p>\n<p><span class=\"c9 c0\">Manfaat:<\/span><\/p>\n<ul class=\"c2 lst-kix_342ry4m60rqd-1 start\">\n<li class=\"c6 li-bullet-0\"><span class=\"c0\">Pengurangan Volume Kendaraan:<\/span><span class=\"c3\"> Three in One berhasil mengurangi jumlah kendaraan pribadi yang melintas di jalan-jalan utama pada jam sibuk, sehingga membantu mengurangi kepadatan lalu lintas.<\/span><\/li>\n<li class=\"c6 li-bullet-0\"><span class=\"c0\">Peningkatan Kesadaran Berbagi Kendaraan:<\/span><span class=\"c3\"> Kebijakan ini mendorong orang untuk berbagi kendaraan, yang tidak hanya mengurangi kemacetan, tetapi juga menghemat bahan bakar dan mengurangi emisi polusi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span class=\"c9 c0\">Kontroversi:<\/span><\/p>\n<ul class=\"c2 lst-kix_342ry4m60rqd-1 start\">\n<li class=\"c6 li-bullet-0\"><span class=\"c0\">Joki 3-in-1:<\/span><span class=\"c3\"> Salah satu masalah yang muncul dari kebijakan ini adalah munculnya &#8220;joki 3-in-1,&#8221; yaitu orang-orang yang menawarkan jasanya sebagai penumpang tambahan agar kendaraan bisa melintas di area 3-in-1. Kehadiran joki ini mengurangi efektivitas kebijakan karena kendaraan tetap bertambah di jalan, meskipun membawa lebih dari dua penumpang.<\/span><\/li>\n<li class=\"c6 li-bullet-0\"><span class=\"c0\">Kesulitan Implementasi:<\/span><span class=\"c3\"> Pengawasan dan penegakan aturan Three in One juga menjadi tantangan, terutama di daerah-daerah yang tidak memiliki cukup petugas untuk mengawasi setiap kendaraan yang melintas.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2 id=\"h.n8gb8nyok87k\" class=\"c7 c8\"><span class=\"c5\">Penggantian Three in One dengan Kebijakan Lain<\/span><\/h2>\n<p class=\"c7\"><span class=\"c3\">Seiring waktu, kebijakan Three in One mulai dianggap tidak lagi efektif dalam menangani kemacetan yang semakin parah. <\/span><\/p>\n<p class=\"c7\"><span class=\"c3\">Pada tahun 2016, pemerintah DKI Jakarta akhirnya memutuskan untuk menggantikan Three in One dengan kebijakan Ganjil Genap. <\/span><\/p>\n<p class=\"c7\"><span class=\"c3\">Kebijakan Ganjil Genap menetapkan bahwa kendaraan dengan plat nomor ganjil hanya boleh melintas di jalan-jalan tertentu pada tanggal ganjil, dan begitu pula sebaliknya.<\/span><\/p>\n<p><span class=\"c0\">Ganjil Genap:<\/span><span class=\"c3\"> Kebijakan ini dianggap lebih adil dan efektif dalam mengurangi jumlah kendaraan di jalan raya, karena tidak ada lagi kebutuhan untuk mencari penumpang tambahan seperti dalam sistem Three in One.<\/span><\/p>\n<p class=\"c7\"><span class=\"c3\">Three in One adalah salah satu upaya awal pemerintah untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di kota-kota besar seperti Jakarta. <\/span><\/p>\n<p class=\"c7\"><span class=\"c3\">Meskipun kebijakan ini akhirnya digantikan oleh sistem lain, seperti Ganjil Genap, konsep Three in One tetap menjadi bagian penting dari sejarah pengelolaan transportasi di Indonesia. <\/span><\/p>\n<p class=\"c7\"><span class=\"c3\">Mempelajari kebijakan ini membantu kita memahami tantangan yang dihadapi dalam mengelola lalu lintas perkotaan dan pentingnya inovasi dalam mencari solusi terbaik untuk masalah kemacetan.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kenali sistem Three in One yang pernah diterapkan di Jakarta untuk mengurangi kemacetan, lengkap dengan sejarah dan dampaknya.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9878,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[153],"tags":[1180],"class_list":["post-9044","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","tag-tips-kendaraan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9044","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9044"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9044\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9879,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9044\/revisions\/9879"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9878"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9044"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9044"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9044"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}