{"id":8979,"date":"2026-05-14T21:58:00","date_gmt":"2026-05-14T14:58:00","guid":{"rendered":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/2026\/04\/07\/sundubu-jjigae\/"},"modified":"2026-05-14T21:59:08","modified_gmt":"2026-05-14T14:59:08","slug":"sundubu-jjigae","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/2026\/05\/14\/sundubu-jjigae\/","title":{"rendered":"Mengenal Sundubu Jjigae, Sup Tahu Sutra Pedas Khas Korea"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"88\" data-end=\"421\">Sundubu Jjigae adalah salah satu hidangan sup khas Korea yang terkenal karena rasa pedasnya yang kaya dan tekstur tahu sutra yang lembut.<\/p>\n<p data-start=\"88\" data-end=\"421\">Sup ini dibuat menggunakan tahu sutra atau sundubu yang dimasak dalam kuah pedas berbumbu gochujang atau gochugaru, lalu dipadukan dengan berbagai bahan seperti daging, makanan laut, dan sayuran.<\/p>\n<p data-start=\"423\" data-end=\"563\">Hidangan ini menjadi salah satu makanan favorit masyarakat Korea, terutama saat cuaca dingin karena mampu memberikan rasa hangat dan nyaman.<\/p>\n<h2 data-section-id=\"lgyzwm\" data-start=\"565\" data-end=\"591\">Apa Itu Sundubu Jjigae?<\/h2>\n<p data-start=\"593\" data-end=\"779\">Dalam bahasa Korea, \u201csundubu\u201d berarti tahu sutra, sedangkan \u201cjjigae\u201d berarti sup atau stew khas Korea. Sundubu Jjigae dikenal sebagai sup tahu pedas dengan kuah yang gurih dan kaya rasa.<\/p>\n<p data-start=\"781\" data-end=\"945\">Biasanya, Sundubu Jjigae disajikan dalam panci tanah liat kecil yang disebut ttukbaegi. Wadah tersebut membantu menjaga suhu sup tetap panas hingga suapan terakhir.<\/p>\n<p data-start=\"947\" data-end=\"1058\">Sundubu Jjigae umumnya disantap bersama nasi putih hangat dan berbagai banchan atau lauk pendamping khas Korea.<\/p>\n<h2 data-section-id=\"16vr3c9\" data-start=\"1060\" data-end=\"1089\">Bahan Utama Sundubu Jjigae<\/h2>\n<p data-start=\"1091\" data-end=\"1241\">Sundubu Jjigae dibuat menggunakan bahan-bahan sederhana yang menghasilkan cita rasa khas Korea. Beberapa bahan utama yang biasa digunakan antara lain:<\/p>\n<ul data-start=\"1243\" data-end=\"1448\">\n<li data-section-id=\"cbejv2\" data-start=\"1243\" data-end=\"1265\">Tahu sutra (sundubu)<\/li>\n<li data-section-id=\"oo2u7e\" data-start=\"1266\" data-end=\"1292\">Gochujang atau gochugaru<\/li>\n<li data-section-id=\"1nkqun8\" data-start=\"1293\" data-end=\"1307\">Bawang putih<\/li>\n<li data-section-id=\"1l7dqfi\" data-start=\"1308\" data-end=\"1323\">Bawang bombay<\/li>\n<li data-section-id=\"clli75\" data-start=\"1324\" data-end=\"1334\">Zucchini<\/li>\n<li data-section-id=\"1dc53n4\" data-start=\"1335\" data-end=\"1363\">Kaldu ayam atau kaldu ikan<\/li>\n<li data-section-id=\"yc1g7o\" data-start=\"1364\" data-end=\"1387\">Daging sapi atau ayam<\/li>\n<li data-section-id=\"uze971\" data-start=\"1388\" data-end=\"1425\">Udang, kerang, atau seafood lainnya<\/li>\n<li data-section-id=\"177z5de\" data-start=\"1426\" data-end=\"1433\">Telur<\/li>\n<li data-section-id=\"1y8vyj2\" data-start=\"1434\" data-end=\"1448\">Minyak wijen<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"1450\" data-end=\"1536\">Beberapa versi juga menambahkan jamur, daun bawang, atau kimchi untuk memperkaya rasa.<\/p>\n<h2 data-section-id=\"1rtkhfb\" data-start=\"1538\" data-end=\"1568\">Cara Membuat Sundubu Jjigae<\/h2>\n<p data-start=\"1570\" data-end=\"1672\">Membuat Sundubu Jjigae cukup mudah dan cocok dijadikan menu rumahan. Berikut langkah-langkah dasarnya:<\/p>\n<h3 data-section-id=\"13ouvk2\" data-start=\"1674\" data-end=\"1692\">1. Tumis Bumbu<\/h3>\n<p data-start=\"1694\" data-end=\"1782\">Tumis bawang putih, bawang bombay, dan zucchini menggunakan sedikit minyak hingga harum.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"19mi1gb\" data-start=\"1784\" data-end=\"1820\">2. Tambahkan Daging atau Seafood<\/h3>\n<p data-start=\"1822\" data-end=\"1908\">Masukkan daging atau makanan laut pilihan, lalu masak hingga berubah warna dan matang.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"1uf4jpo\" data-start=\"1910\" data-end=\"1947\">3. Masukkan Kaldu dan Bumbu Pedas<\/h3>\n<p data-start=\"1949\" data-end=\"2048\">Tambahkan kaldu bersama gochujang atau gochugaru, kemudian aduk hingga merata dan biarkan mendidih.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"5rqyma\" data-start=\"2050\" data-end=\"2077\">4. Tambahkan Tahu Sutra<\/h3>\n<p data-start=\"2079\" data-end=\"2201\">Masukkan tahu sutra ke dalam kuah secara perlahan agar teksturnya tetap lembut. Masak beberapa menit hingga bumbu meresap.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"8ao2ls\" data-start=\"2203\" data-end=\"2225\">5. Tambahkan Telur<\/h3>\n<p data-start=\"2227\" data-end=\"2319\">Pecahkan satu butir telur di atas sup panas, lalu biarkan setengah matang sebelum disajikan.<\/p>\n<h2 data-section-id=\"ljco9b\" data-start=\"2321\" data-end=\"2374\">Sundubu Jjigae, Hidangan Favorit Saat Cuaca Dingin<\/h2>\n<p data-start=\"2376\" data-end=\"2569\">Di Korea, Sundubu Jjigae menjadi salah satu makanan yang paling banyak dicari saat musim dingin. Kuah pedas dan panasnya dipercaya mampu menghangatkan tubuh sekaligus meningkatkan selera makan.<\/p>\n<p data-start=\"2571\" data-end=\"2697\">Sup ini juga sering dijual di restoran khusus jjigae yang menyajikan berbagai jenis stew khas Korea dengan cita rasa autentik.<\/p>\n<h2 data-section-id=\"1crb706\" data-start=\"2699\" data-end=\"2724\">Variasi Sundubu Jjigae<\/h2>\n<p data-start=\"2726\" data-end=\"2859\">Sundubu Jjigae memiliki beberapa variasi yang disesuaikan dengan bahan utama yang digunakan. Beberapa jenis yang populer antara lain:<\/p>\n<ul data-start=\"2861\" data-end=\"3138\">\n<li data-section-id=\"15hwlwx\" data-start=\"2861\" data-end=\"2937\">Haemul Sundubu Jjigae, menggunakan aneka seafood seperti udang dan kerang.<\/li>\n<li data-section-id=\"14ph7jt\" data-start=\"2938\" data-end=\"3018\">Kimchi Sundubu Jjigae, dengan tambahan kimchi untuk rasa lebih asam dan pedas.<\/li>\n<li data-section-id=\"19ngbg5\" data-start=\"3019\" data-end=\"3073\">Beef Sundubu Jjigae, menggunakan irisan daging sapi.<\/li>\n<li data-section-id=\"1hdrdfu\" data-start=\"3074\" data-end=\"3138\">Mushroom Sundubu Jjigae, dengan tambahan berbagai jenis jamur.<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"3140\" data-end=\"3241\">Setiap variasi memiliki cita rasa khas yang tetap mempertahankan kuah pedas gurih sebagai ciri utama.<\/p>\n<h2 data-section-id=\"142pdht\" data-start=\"3243\" data-end=\"3298\">Sundubu Jjigae, Sup Korea yang Pedas dan Menenangkan<\/h2>\n<p data-start=\"3300\" data-end=\"3538\">Sundubu Jjigae bukan hanya sekadar makanan pedas, tetapi juga hidangan yang memberikan rasa nyaman dan hangat.<\/p>\n<p data-start=\"3300\" data-end=\"3538\">Perpaduan kuah berbumbu, tahu sutra yang lembut, serta bahan pelengkap lainnya membuat hidangan ini cocok dinikmati kapan saja.<\/p>\n<p data-start=\"3540\" data-end=\"3690\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Dengan rasa yang kaya dan tekstur yang unik, Sundubu Jjigae menjadi salah satu kuliner Korea yang wajib dicoba bagi pecinta makanan berkuah dan pedas.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sundubu Jjigae merupakan sup tahu sutra khas Korea dengan kuah pedas yang hangat dan menggugah selera.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10078,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[153],"tags":[1291,1299],"class_list":["post-8979","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","tag-korea","tag-sundubu-jjigae"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8979","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8979"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8979\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10079,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8979\/revisions\/10079"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10078"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8979"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8979"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8979"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}