{"id":8973,"date":"2026-05-06T10:00:00","date_gmt":"2026-05-06T03:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/2026\/04\/01\/tteokbokki\/"},"modified":"2026-05-04T23:25:15","modified_gmt":"2026-05-04T16:25:15","slug":"tteokbokki","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/2026\/05\/06\/tteokbokki\/","title":{"rendered":"Mengenal Tteokbokki, Street Food Korea Pedas Manis yang Mendunia"},"content":{"rendered":"<p class=\"c3\"><span class=\"c0\">Tteokbokki adalah salah satu makanan jalanan paling populer di Korea Selatan, yang telah menarik perhatian banyak pecinta kuliner di seluruh dunia, terutama mereka yang gemar menonton drama Korea. <\/span><\/p>\n<p class=\"c3\"><span class=\"c0\">Makanan ini terbuat dari tepung beras yang dibentuk menjadi kue beras yang kenyal, kemudian dimasak dalam saus gochujang yang pedas dan manis. <\/span><\/p>\n<p class=\"c3\"><span class=\"c0\">Jika Anda pernah melihat karakter dalam drama Korea menikmati makanan ini, Anda mungkin sudah tergoda untuk mencobanya sendiri.<\/span><\/p>\n<h2>Sejarah Tteokbokki<\/h2>\n<p class=\"c3\"><span class=\"c0\">Tteokbokki memiliki sejarah yang panjang, dengan akar yang berasal dari zaman Dinasti Joseon. <\/span><\/p>\n<p class=\"c3\"><span class=\"c0\">Pada masa itu, hidangan ini dikenal sebagai &#8220;royal tteokbokki&#8221; dan merupakan makanan yang hanya bisa dinikmati oleh kalangan bangsawan. <\/span><\/p>\n<p class=\"c3\"><span class=\"c0\">Resep aslinya menggunakan saus ganjang (kecap asin Korea) dan jauh berbeda dari versi modern yang dikenal dengan rasa pedas dari saus gochujang. <\/span><\/p>\n<p class=\"c3\"><span class=\"c0\">Perubahan besar dalam rasa tteokbokki terjadi pada tahun 1950-an ketika seorang penjual makanan jalanan mencampurkan tteok dengan saus gochujang, menciptakan versi pedas yang kita kenal dan cintai hari ini.<\/span><\/p>\n<h2>Cara Buat Tteokbokki<\/h2>\n<p class=\"c3\"><span class=\"c0\">Tteokbokki dibuat dengan bahan-bahan sederhana namun memiliki rasa yang sangat kaya. Berikut adalah beberapa bahan utama dalam tteokbokki:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li class=\"c3\"><span class=\"c0\">Untuk membuat tteokbokki, pertama-tama tteok harus direndam dalam air hangat agar menjadi lebih lembut. <\/span><\/li>\n<li class=\"c3\"><span class=\"c0\">Kemudian, tumis bawang putih dan bawang hijau dengan sedikit minyak. <\/span><\/li>\n<li class=\"c3\"><span class=\"c0\">Tambahkan gochujang, gula, dan kecap, lalu aduk hingga saus tercampur rata. <\/span><\/li>\n<li class=\"c3\"><span class=\"c0\">Setelah saus mendidih, masukkan tteok dan aduk hingga seluruhnya terlapisi dengan saus. <\/span><\/li>\n<li class=\"c3\"><span class=\"c0\">Biarkan masak selama beberapa menit sampai tteok menyerap rasa dan menjadi kenyal. <\/span><\/li>\n<li class=\"c3\"><span class=\"c0\">Tteokbokki <\/span><span class=\"c0\">biasanya disajikan panas-panas dengan taburan biji wijen di atasnya.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p class=\"c3\"><span class=\"c0\">Tteokbokki bukan hanya makanan biasa, tetapi juga menjadi bagian penting dari budaya populer Korea. <\/span><\/p>\n<p class=\"c3\"><span class=\"c0\">Banyak adegan dalam drama Korea yang menampilkan karakter yang makan tteokbokki di tenda-tenda makanan jalanan, yang disebut &#8220;pojangmacha.&#8221; <\/span><\/p>\n<p class=\"c3\"><span class=\"c0\">Adegan-adegan ini sering menggambarkan momen emosional atau romantis, membuat tteokbokki menjadi simbol kehangatan dan kenyamanan.<\/span><\/p>\n<p class=\"c3\"><span class=\"c0\">Selain versi klasik, ada beberapa variasi tteokbokki yang juga populer di Korea, seperti:<\/span><\/p>\n<p class=\"c3\"><span class=\"c0\">Tteokbokki telah menjadi lebih dari sekadar makanan; ia adalah representasi dari budaya Korea yang kaya dan bervariasi. <\/span><\/p>\n<p class=\"c3\"><span class=\"c0\">Jika Anda belum mencoba tteokbokki, ini adalah saat yang tepat untuk mencobanya dan merasakan sensasi pedas manis yang menggugah selera.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tteokbokki adalah makanan khas Korea dengan rasa pedas manis. Simak sejarah, bahan, dan cara membuat tteokbokki.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9780,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[153],"tags":[1208,1184,1234],"class_list":["post-8973","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","tag-makanan","tag-makanan-khas-korea","tag-tteokbokki"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8973","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8973"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8973\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9781,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8973\/revisions\/9781"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9780"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8973"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8973"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8973"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}