{"id":8820,"date":"2026-04-29T22:28:31","date_gmt":"2026-04-29T15:28:31","guid":{"rendered":"https:\/\/cahaya.co\/?p=8820"},"modified":"2026-04-29T22:28:34","modified_gmt":"2026-04-29T15:28:34","slug":"hasil-thomas-cup-2026-indonesia-tersingkir-usai-takluk-dari-prancis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/2026\/04\/29\/hasil-thomas-cup-2026-indonesia-tersingkir-usai-takluk-dari-prancis\/","title":{"rendered":"Hasil Thomas Cup 2026: Indonesia Tersingkir usai Takluk dari Prancis"},"content":{"rendered":"<p>Tim <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/bulu-tangkis\/\">bulu tangkis<\/a> <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/indonesia\/\">Indonesia<\/a> tersingkir dari ajang <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/thomas-cup\/\">Thomas Cup<\/a> 2026 setelah kalah 1-4 dari <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/prancis\/\">Prancis<\/a> pada laga terakhir Grup D yang digelar di Forum Horsens, Denmark, Rabu (29\/4) dini hari WIB.<\/p>\n<p>Kekalahan tersebut membuat Indonesia finis di peringkat ketiga Grup D dan untuk pertama kalinya dalam sejarah gagal lolos dari fase grup Thomas Cup.<\/p>\n<p>Hasil ini memastikan Prancis melaju ke babak perempat final sebagai runner-up grup di bawah Thailand.<\/p>\n<p>Pada pertandingan penentuan tersebut, Prancis memaksimalkan kekuatan sektor tunggal dengan menurunkan Christo Popov, Alex Lanier, dan Toma Junior Popov di tiga partai awal.<\/p>\n<p>Indonesia tertinggal 0-3 setelah Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Anthony Sinisuka Ginting gagal menyumbang poin. Anthony Ginting mengungkapkan situasi yang dialaminya seusai pertandingan.<\/p>\n<p>Dengan hasil akhir 1-4 tersebut, peluang Indonesia untuk melaju ke perempat final tertutup karena sebelumnya Thailand menang 5-0 atas Aljazair.<\/p>\n<p>Indonesia sebenarnya masih berpeluang lolos jika kalah 2-3 dari Prancis, namun kekalahan dengan selisih lebih besar membuat langkah tim bulu tangkis Indonesia terhenti di fase grup Thomas Cup 2026.<\/p>\n<h2>Jalannya Pertandingan Indonesia vs Prancis<\/h2>\n<p>Pada partai pertama, Jonatan Christie menghadapi Christo Popov. Jonatan harus mengakui keunggulan wakil Prancis tersebut dalam dua gim langsung dengan skor 19-21, 14-21.<\/p>\n<p>Di gim pertama, duel berlangsung ketat hingga 19-19 sebelum Christo merebut dua poin beruntun untuk menang 21-19. Gim kedua dikuasai Christo dengan skor 21-14.<\/p>\n<p>Partai kedua mempertemukan Alwi Farhan dengan Alex Lanier. Alwi kalah 16-21 pada gim pertama.<\/p>\n<p>Di gim kedua, Alwi sempat berbalik unggul 13-12, namun Lanier kembali mengambil kendali permainan dan menutup laga dengan skor 21-19. Kekalahan ini membuat Prancis unggul 2-0 atas Indonesia.<\/p>\n<p>Anthony Sinisuka Ginting turun pada partai ketiga menghadapi Toma Junior Popov. Ginting membuka peluang setelah memenangkan gim pertama 22-20.<\/p>\n<p>Namun, Popov bangkit dengan merebut gim kedua 21-15. Pada gim penentuan, skor sempat imbang 20-20 sebelum Popov mengamankan dua poin terakhir untuk menang 22-20 dan memastikan keunggulan 3-0 bagi Prancis.<\/p>\n<p>Ginting menjelaskan jalannya pertandingan yang ia hadapi.<\/p>\n<p>Pada partai keempat, ganda putra Sabar Karyaman Gutama\/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani menghadapi Eloi Adam\/Leo Rossi. Sabar\/Reza kalah dua gim langsung dengan skor 19-21, 19-21. Kekalahan ini memastikan Indonesia tertinggal 0-4 dari Prancis.<\/p>\n<p>Indonesia meraih satu-satunya poin pada partai kelima melalui Fajar Alfian\/Muhammad Shohibul Fikri yang mengalahkan Christo Popov\/Toma Junior Popov dengan skor 21-18, 19-21, 21-11. Namun, kemenangan tersebut tidak mengubah posisi Indonesia yang tetap tersingkir dari Thomas Cup 2026.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Indonesia mencatat kemenangan 5-0 atas Aljazair dan menang 3-2 atas Thailand di fase grup. Namun hasil akhir di Grup D menempatkan Prancis dan Thailand di posisi dua besar, sementara Indonesia harus menghentikan langkah di turnamen bulu tangkis beregu putra paling bergengsi tersebut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ndonesia tersingkir dari Thomas Cup 2026 usai kalah 1-4 dari Prancis di Grup D. Untuk pertama kalinya.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8843,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[153],"tags":[516,131,690,1119],"class_list":["post-8820","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","tag-bulu-tangkis","tag-indonesia","tag-prancis","tag-thomas-cup"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8820","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8820"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8820\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8845,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8820\/revisions\/8845"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8843"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8820"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8820"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8820"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}