{"id":8648,"date":"2026-04-25T18:00:00","date_gmt":"2026-04-25T11:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/cahaya.co\/?p=8648"},"modified":"2026-04-28T16:19:26","modified_gmt":"2026-04-28T09:19:26","slug":"10-top-skor-sepanjang-masa-liga-champions","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/2026\/04\/25\/10-top-skor-sepanjang-masa-liga-champions\/","title":{"rendered":"10 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/liga-champions\/\">Liga Champions<\/a> menjadi kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa sejak menggunakan format UEFA Champions League pada 1992\/93.<\/p>\n<p>Dalam sejarahnya, daftar <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/top-skor\/\">top skor<\/a> sepanjang masa di liga champions didominasi Cristiano Ronaldo dengan 140 gol dari 183 pertandingan, diikuti Lionel Messi dengan 129 gol.<\/p>\n<p>Data ini merujuk pada catatan resmi tanpa menghitung babak kualifikasi dan mencakup pemain aktif maupun yang telah pensiun.<\/p>\n<p>Dominasi dua nama tersebut menempatkan mereka sebagai pemain pertama yang menembus 100 gol di liga champions.<\/p>\n<p>Persaingan top skor tidak hanya mencerminkan produktivitas individu, tetapi juga konsistensi tampil di level tertinggi selama bertahun-tahun bersama klub masing-masing.<\/p>\n<p>Selain Ronaldo dan Messi, sejumlah pemain seperti Robert Lewandowski, Karim Benzema, hingga Kylian Mbappe turut masuk dalam daftar 10 besar top skor sepanjang masa.<\/p>\n<p>Beberapa di antaranya masih aktif dan berpeluang menambah koleksi gol pada musim berjalan.<\/p>\n<h2>Daftar 10 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions<\/h2>\n<h3>1. Cristiano Ronaldo (140 Gol)<\/h3>\n<p>Cristiano Ronaldo memimpin daftar top skor liga champions sepanjang masa dengan 140 gol dari 183 pertandingan.<\/p>\n<p>Ia mencetak 105 gol bersama Real Madrid serta menambah gol bersama Manchester United dan Juventus.<\/p>\n<p>Ronaldo memegang rekor 17 gol dalam satu musim serta meraih gelar top skor sebanyak tujuh kali.<\/p>\n<p>Ia juga menjadi satu-satunya pemain yang mencetak gol di tiga final Liga Champions dan membukukan delapan hat-trick di kompetisi ini.<\/p>\n<h3>2. Lionel Messi (129 Gol)<\/h3>\n<p>Lionel Messi berada di posisi kedua dengan 129 gol, termasuk 120 gol saat membela Barcelona dan sembilan gol bersama Paris Saint-Germain.<\/p>\n<p>Pada matchday 2 musim 2022\/23, golnya ke gawang Maccabi Haifa menjadikannya pemain pertama yang mencetak gol dalam 18 edisi berturut-turut.<\/p>\n<p>Messi juga mencetak gol dalam 16 musim beruntun serta mencatatkan rekor gol ke gawang 40 tim berbeda.<\/p>\n<h3>3. Robert Lewandowski (109 Gol)<\/h3>\n<p>Robert Lewandowski telah mencetak lebih dari 100 gol di liga champions dengan total 109 gol. Ia tampil untuk Borussia Dortmund, Bayern Munchen, dan Barcelona.<\/p>\n<p>Sebanyak 69 gol dicetak bersama Bayern Munchen. Ia mencatatkan 15 gol pada musim 2019\/2020 saat Bayern Munchen meraih gelar.<\/p>\n<h3>4. Karim Benzema (90 Gol)<\/h3>\n<p>Karim Benzema mengoleksi 90 gol di liga champions bersama Lyon dan Real Madrid. Ia tampil sebanyak 152 kali dan mencetak gol dalam 18 musim berbeda sejak debutnya.<\/p>\n<p>Puncak performanya terjadi pada musim 2021\/2022 saat ia mencetak 15 gol dan membawa Real Madrid meraih gelar.<\/p>\n<h3>5. Raul Gonzalez (71 Gol)<\/h3>\n<p>Raul Gonzalez mencetak 71 gol dalam 142 penampilan bersama Real Madrid dan Schalke 04 pada periode 1995-2011.<\/p>\n<p>Ia menjadi pemain pertama yang mencapai 50 gol di kompetisi ini pada 2005 dan sempat memimpin daftar top skor sebelum dilampaui Messi dan Ronaldo.<\/p>\n<h3>6. Kylian Mbappe (69 Gol)<\/h3>\n<p>Kylian Mbappe telah mencetak 69 gol di liga champions bersama Monaco, Paris Saint-Germain, dan Real Madrid.<\/p>\n<p>Ia menjadi salah satu pemain tercepat mencapai 50 gol saat Real Madrid menghadapi Atalanta pada Desember 2024 dalam usia 25 tahun 356 hari.<\/p>\n<p>Mbappe mencapai 50 gol hanya dalam 79 pertandingan dan memimpin daftar top skor sementara musim 2025\/2026 dengan 11 gol usai matchday ketujuh.<\/p>\n<h3>7. Thomas Muller (57 Gol)<\/h3>\n<p>Thomas Muller mencetak 57 gol dalam 163 pertandingan bersama Bayern Munchen. Ia memenangkan Liga Champions dua kali, yakni musim 2012\/2013 dan 2019\/2020.<\/p>\n<h3>8. Ruud van Nistelrooy (56 Gol)<\/h3>\n<p>Ruud van Nistelrooy membukukan 56 gol dalam 73 pertandingan bersama PSV Eindhoven, Manchester United, dan Real Madrid.<\/p>\n<p>Ia meraih sepatu emas Liga Champions pada musim 2001\/2002, 2002\/2003, dan 2004\/2005 meski tidak pernah mengangkat trofi juara.<\/p>\n<h3>9. Erling Haaland (55 Gol)<\/h3>\n<p>Erling Haaland mencatatkan 55 gol di liga champions setelah menambah enam gol usai matchday ketujuh musim 2025\/2026.<\/p>\n<p>Ia mencetak gol untuk FC Salzburg, Borussia Dortmund, dan Manchester City.<\/p>\n<h3>10. Thierry Henry (50 Gol)<\/h3>\n<p>Thierry Henry mengoleksi 50 gol dalam 112 pertandingan bersama Monaco, Arsenal, dan Barcelona. Sebagian besar golnya dicetak saat membela Arsenal yang menjadi runner-up musim 2005\/2006.<\/p>\n<p>Bersama Barcelona, ia memenangkan Liga Champions pada musim 2008\/2009 saat meraih treble.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Daftar top skor sepanjang masa Liga Champions dipimpin Cristiano Ronaldo dengan 140 gol, diikuti Lionel Messi 129 gol.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8653,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[179,16],"tags":[97,1103],"class_list":["post-8648","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-liga-champions","category-sepakbola","tag-liga-champions","tag-top-skor"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8648","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8648"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8648\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8655,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8648\/revisions\/8655"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8653"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8648"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8648"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8648"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}