{"id":8550,"date":"2026-04-24T20:00:00","date_gmt":"2026-04-24T13:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/cahaya.co\/?p=8550"},"modified":"2026-04-28T00:51:40","modified_gmt":"2026-04-27T17:51:40","slug":"apa-bedanya-liga-champions-liga-europa-dan-conference-league","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/2026\/04\/24\/apa-bedanya-liga-champions-liga-europa-dan-conference-league\/","title":{"rendered":"Apa Bedanya Liga Champions, Liga Europa, dan Conference League?"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/liga-champions\/\">Liga Champions<\/a>, <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/liga-europa\/\">Liga Europa<\/a>, dan <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/conference-league\/\">Conference League<\/a> merupakan tiga kompetisi antarklub Eropa yang diselenggarakan oleh Union of European Football Associations (UEFA) setiap musim dan mempertemukan tim-tim dari berbagai negara di bawah naungan asosiasi tersebut.<\/p>\n<p>Ketiganya digelar sepanjang musim kompetisi dan menjadi ajang resmi antarklub di Eropa dengan perbedaan utama pada level kompetisi, format pertandingan, trofi, serta hadiah yang diperebutkan.<\/p>\n<p>Dalam struktur kompetisi UEFA, liga champions menempati tingkat tertinggi, diikuti liga europa sebagai level kedua, dan conference league sebagai level ketiga.<\/p>\n<p>Perbedaan ini menentukan kriteria peserta, sistem pertandingan, hingga nilai hadiah yang diterima klub.<\/p>\n<p>Ketiga ajang tersebut sama-sama rutin digelar setiap tahun dan mengalami perubahan format mulai musim 2024\/25.<\/p>\n<p>Ketiga kompetisi ini menjadi bagian dari kalender resmi sepak bola Eropa dan diikuti klub berdasarkan posisi akhir mereka di liga domestik masing-masing pada musim sebelumnya.<\/p>\n<h2>Level Kompetisi dan Kriteria Peserta<\/h2>\n<p>Perbedaan utama antara liga champions, liga europa, dan conference league terletak pada tingkat kompetisi serta jalur kualifikasi pesertanya.<\/p>\n<p>Liga Champions atau UEFA Champions League (UCL) merupakan kompetisi tingkat tertinggi yang diikuti tim-tim terbaik dari setiap liga domestik.<\/p>\n<p>Biasanya, peserta liga champions adalah tim yang finis di posisi empat besar klasemen liga pada musim sebelumnya.<\/p>\n<p>Contohnya, tim yang finis di empat besar klasemen Liga Inggris 2023\/2024 berhak mengikuti Liga Champions 2024\/2025 sebagai perwakilan Inggris.<\/p>\n<p>Di bawahnya terdapat Liga Europa atau UEFA Europa League (UEL) sebagai kompetisi tingkat kedua.<\/p>\n<p>Liga europa umumnya diikuti tim yang finis di peringkat 5 atau 6 klasemen liga domestik, serta pemenang kompetisi piala domestik di sejumlah negara Eropa.<\/p>\n<p>Sementara itu, conference league atau UEFA Europa Conference League (UECL) menjadi kompetisi tingkat ketiga di Eropa.<\/p>\n<p>Tim yang berlaga di conference league biasanya berasal dari anggota UEFA dengan koefisien lebih rendah dan diisi oleh klub yang finis di peringkat 6\u20137 klasemen liga domestik.<\/p>\n<p>Pemenang conference league berhak mengikuti fase liga Liga Europa musim berikutnya, kecuali jika mereka telah lolos ke Liga Champions melalui jalur liga domestik.<\/p>\n<p>Jika melihat sejarah penyelenggaraan, Liga Champions pertama kali digelar pada 1955, Liga Europa dimulai pada 1971, sedangkan Conference League merupakan kompetisi terbaru yang mulai digelar pada 2021.<\/p>\n<h2>Format Kompetisi Musim 2024\/25<\/h2>\n<p>Mulai musim 2024\/25, UEFA secara resmi mengubah format liga champions, liga europa, dan conference league.<\/p>\n<p>Sebelumnya, ketiga kompetisi menggunakan format grup dengan 32 tim peserta. Sejak musim tersebut, format diubah menjadi sistem liga yang diikuti 36 tim.<\/p>\n<p>Mengutip dari laman resmi UEFA, pada Liga Champions dan Liga Europa setiap tim akan bermain delapan kali di fase liga.<\/p>\n<p>Sementara di Conference League, setiap tim hanya bermain enam kali di fase liga.<\/p>\n<p>Dengan perubahan ini, setiap tim dapat memainkan paling sedikit enam pertandingan dan paling banyak 12\u201313 pertandingan dalam satu musim kompetisi.<\/p>\n<p>Waktu penyelenggaraan fase penyisihan juga memiliki perbedaan.<\/p>\n<p>Fase penyisihan Liga Champions dan Liga Europa digelar dari September hingga Januari, sedangkan fase penyisihan Conference League berlangsung dari September hingga Desember.<\/p>\n<h2>Trofi dan Desain Piala<\/h2>\n<p>Perbedaan liga champions, liga europa, dan conference league juga terlihat dari desain trofi yang diperebutkan masing-masing kompetisi.<\/p>\n<p>Trofi Liga Champions dikenal dengan julukan \u201cSi Telinga Besar\u201d. Trofi ini berbentuk wadah besar dengan dua gagang menyerupai telinga di sisi kanan dan kiri.<\/p>\n<p>Trofi tersebut didesain oleh Jorg Stadelmann, pembuat piala asal Swiss. Piala ini terbuat dari perak dengan berat 11 kilogram dan tinggi 74 sentimeter.<\/p>\n<p>Trofi Liga Europa berbentuk gelas raksasa dengan desain lebih ramping. Warnanya perak dengan alas marmer berwarna kuning dan memiliki berat sekitar 15 kilogram.<\/p>\n<p>Sementara itu, trofi Conference League berbentuk wadah besar dengan desain modern. Tingginya mencapai 57,5 sentimeter dan beratnya 11 kilogram.<\/p>\n<h2>Rincian Hadiah Setiap Kompetisi<\/h2>\n<p>Selain trofi, perbedaan signifikan juga terdapat pada nominal hadiah yang diterima juara, runner up, dan semifinalis di masing-masing kompetisi.<\/p>\n<p>Hadiah Liga Champions terdiri dari juara sebesar 20 juta euro atau Rp340 miliar, runner up 15,5 juta euro atau Rp263 miliar, dan semifinalis 12,5 juta euro atau Rp212 miliar.<\/p>\n<p>Hadiah Liga Europa meliputi juara 8,6 juta euro atau Rp146 miliar, runner up 4,6 juta euro atau Rp78 miliar, dan semifinalis 2,8 juta euro atau Rp47 miliar.<\/p>\n<p>Adapun hadiah Conference League mencakup juara 5 juta euro atau Rp85 miliar, runner up 3 juta euro atau Rp51 miliar, dan semifinalis 2 juta euro atau Rp34 miliar.<\/p>\n<p>Dengan struktur level kompetisi, format pertandingan terbaru musim 2024\/25, perbedaan desain trofi, serta nominal hadiah yang berbeda, liga champions, liga europa, dan conference league memiliki posisi dan karakteristik masing-masing dalam sistem kompetisi antarklub Eropa yang diselenggarakan UEFA setiap tahunnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perbedaan Liga Champions, Liga Europa, dan Conference League lengkap dari level kompetisi, peserta, format baru UEFA, trofi, hingga hadiah juara.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8561,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[179,16],"tags":[1084,97,457],"class_list":["post-8550","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-liga-champions","category-sepakbola","tag-conference-league","tag-liga-champions","tag-liga-europa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8550","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8550"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8550\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8563,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8550\/revisions\/8563"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8561"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8550"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8550"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8550"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}