{"id":8230,"date":"2026-04-22T15:00:00","date_gmt":"2026-04-22T08:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/cahaya.co\/?p=8230"},"modified":"2026-04-22T00:03:30","modified_gmt":"2026-04-21T17:03:30","slug":"satu-prajurit-unifil-asal-prancis-tewas-dalam-misi-di-lebanon","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/2026\/04\/22\/satu-prajurit-unifil-asal-prancis-tewas-dalam-misi-di-lebanon\/","title":{"rendered":"Satu Prajurit UNIFIL Asal Prancis Tewas dalam Misi di Lebanon"},"content":{"rendered":"<p>Seorang prajurit <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/unifil\/\">UNIFIL<\/a> asal <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/prancis\/\">Prancis<\/a>, Florian Montorio dari Resimen Insinyur Parasut ke-17, tewas dalam serangan saat menjalankan misi pembersihan bahan peledak di desa Ghandouriyeh, <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/lebanon\/\">Lebanon<\/a> selatan, Sabtu (18\/4).<\/p>\n<p>Insiden tersebut terjadi ketika patroli Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) tengah membuka jalan menuju pos yang terisolasi akibat pertempuran di wilayah tersebut.<\/p>\n<p>Selain satu korban tewas, tiga prajurit lainnya dilaporkan terluka, dua di antaranya mengalami luka serius akibat tembakan senjata ringan secara langsung.<\/p>\n<p>Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan kematian Montorio.<\/p>\n<p>&#8220;Semuanya menunjukkan bahwa tanggung jawab atas serangan ini terletak pada Hizbullah,&#8221; jelas Emmanuel Macron.<\/p>\n<p>Dalam percakapan telepon dengan Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Perdana Menteri Nawaf Salam, Macron juga mengutuk &#8220;serangan yang tidak dapat diterima&#8221; serta mendesak pemerintah Lebanon untuk mengambil tindakan terhadap pihak yang bertanggung jawab.<\/p>\n<p>UNIFIL dalam pernyataannya menyebut patroli mereka &#8220;diserang dengan senjata ringan dari aktor non-negara&#8221; saat membersihkan bahan peledak di sepanjang jalan desa Ghandouriyeh.<\/p>\n<p>Penilaian awal menyebutkan serangan tersebut diduga dilakukan oleh Hizbullah dan penyelidikan telah diluncurkan atas apa yang disebut sebagai &#8220;serangan yang disengaja&#8221;. Kelompok tersebut membantah tuduhan itu dengan menyatakan, \u201cKami membantah keterlibatan kami dalam insiden yang terjadi dengan pasukan UNIFIL di daerah Ghandouriyeh di Bint Jbeil,\u201d serta menyerukan &#8220;kehati-hatian dalam mengeluarkan penilaian terkait insiden tersebut&#8221;.<\/p>\n<h2>Kronologi Serangan dan Respons Resmi<\/h2>\n<p>Menteri Angkatan Bersenjata Prancis Catherine Vautrin menjelaskan bahwa patroli disergap saat menjalankan misi untuk membuka akses jalan menuju pos UNIFIL yang terisolasi akibat pertempuran.<\/p>\n<p>Ia menyatakan prajurit tersebut tewas akibat tembakan senjata ringan secara langsung.<\/p>\n<p>Tiga anggota misi perdamaian lainnya terluka dalam insiden tersebut, dengan dua korban mengalami luka serius.<\/p>\n<p>Militer Lebanon mengutuk penembakan tersebut dan mengumumkan telah membuka penyelidikan.<\/p>\n<p>Presiden Joseph Aoun menyampaikan belasungkawa serta memerintahkan penyelidikan segera.<\/p>\n<p>&#8220;Sudah jelas bahwa perilaku tidak bertanggung jawab ini menimbulkan kerusakan serius pada Lebanon dan hubungannya dengan negara-negara sahabat serta pendukungnya di seluruh dunia,&#8221; tegas Perdana Menteri Nawaf Salam.<\/p>\n<p>Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres turut mengutuk serangan tersebut dan mendesak semua pihak untuk &#8220;menghormati penghentian permusuhan dan gencatan senjata.&#8221;<\/p>\n<p>\u201cIni hanyalah salah satu dari sejumlah insiden baru-baru ini yang telah membahayakan keselamatan dan keamanan pasukan penjaga perdamaian,\u201d ujarnya.<\/p>\n<h2>Terjadi di Tengah Gencatan Senjata<\/h2>\n<p>Serangan terhadap pasukan UNIFIL ini terjadi di tengah gencatan senjata 10 hari antara Israel dan Lebanon yang diumumkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Kamis (16\/4).<\/p>\n<p>Israel dan Lebanon menyepakati &#8220;penghentian permusuhan&#8221; mulai 16 April pukul 21.00 GMT untuk jangka waktu awal 10 hari guna memungkinkan negosiasi perdamaian.<\/p>\n<p>Militer Israel pada Sabtu (18\/4) menyatakan telah membunuh anggota &#8220;sel teroris&#8221; yang mendekati tentaranya di Lebanon selatan dan dianggap melanggar gencatan senjata. Israel menyebut telah mengidentifikasi beberapa &#8220;teroris&#8221; yang menimbulkan ancaman langsung dan mengaku &#8220;melakukan serangan tepat sasaran terhadap para teroris&#8221;.<\/p>\n<p>Militer Israel juga menyatakan berwenang mengambil tindakan membela diri yang diperlukan terhadap &#8220;ancaman&#8221;, serta menambahkan bahwa tindakan tersebut tidak dibatasi oleh gencatan senjata.<\/p>\n<p>Kesepakatan gencatan senjata tersebut tidak mengharuskan Israel untuk menarik diri dari wilayah Lebanon selatan, termasuk area di selatan Sungai Litani yang mencakup sekitar 8 persen wilayah negara tersebut.<\/p>\n<p>Wilayah itu sebelumnya mengalami penghancuran desa-desa dan infrastruktur setelah penduduk diperintahkan untuk mengungsi.<\/p>\n<p>UNIFIL pertama kali dikerahkan pada 1978 di sepanjang perbatasan Israel dan Lebanon dan tetap bertugas melalui berbagai konflik, termasuk perang tahun 2024 ketika sejumlah posisinya berulang kali menjadi sasaran tembakan.<\/p>\n<p>Bulan sebelumnya, dua pasukan penjaga perdamaian PBB tewas di Lebanon selatan akibat ledakan yang tidak diketahui asalnya yang menghancurkan kendaraan mereka.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seorang prajurit UNIFIL asal Prancis, Florian Montorio dari Resimen Insinyur Parasut ke-17, tewas dalam serangan saat menjalankan misi<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8253,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[153],"tags":[764,721,690,891],"class_list":["post-8230","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","tag-konflik-internasional","tag-lebanon","tag-prancis","tag-unifil"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8230","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8230"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8230\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8255,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8230\/revisions\/8255"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8253"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8230"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8230"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8230"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}