{"id":8020,"date":"2026-04-18T23:02:11","date_gmt":"2026-04-18T16:02:11","guid":{"rendered":"https:\/\/cahaya.co\/?p=8020"},"modified":"2026-04-18T23:02:15","modified_gmt":"2026-04-18T16:02:15","slug":"psm-makassar-vs-borneo-fc-1-2-pesut-etam-comeback-dramatis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/2026\/04\/18\/psm-makassar-vs-borneo-fc-1-2-pesut-etam-comeback-dramatis\/","title":{"rendered":"PSM Makassar vs Borneo FC 1-2: Pesut Etam Comeback Dramatis"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/psm-makassar\/\">PSM Makassar<\/a> harus mengakui keunggulan <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/borneo-fc\/\">Borneo FC<\/a> dengan skor 1-2 pada pekan ke-28 <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/super-league\/\">Super League<\/a> 2025\/2026 di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sabtu (18\/4) malam.<\/p>\n<p>Dalam laga tersebut, PSM Makassar sempat unggul lebih dulu sebelum Borneo FC membalikkan keadaan pada babak kedua.<\/p>\n<p>Hasil ini membuat posisi kedua tim di klasemen Super League semakin kontras, dengan Borneo FC menjaga persaingan papan atas sementara PSM Makassar tertahan di papan bawah.<\/p>\n<p>Pertandingan PSM Makassar kontra Borneo FC berlangsung sengit sejak awal.<\/p>\n<p>Tuan rumah membuka keunggulan lebih dulu melalui sundulan M Arfan pada menit ke-16 setelah memanfaatkan umpan Jacques Medina.<\/p>\n<p>Namun, tim tamu menyamakan kedudukan lewat Juan Villa pada menit ke-31 melalui tendangan set piece jarak jauh, sebelum akhirnya memastikan kemenangan lewat gol Koldo Obieta pada menit ke-78.<\/p>\n<p>Kemenangan ini membuat Borneo FC mengoleksi 63 poin dan tetap berada di peringkat kedua klasemen Super League, memangkas jarak dengan Persib Bandung di puncak menjadi satu poin.<\/p>\n<p>Sementara itu, PSM Makassar masih tertahan di posisi ke-13 dengan 28 poin setelah gagal mengamankan poin di kandang sendiri.<\/p>\n<h2>Jalannya Pertandingan<\/h2>\n<p>PSM Makassar tampil agresif sejak menit awal. Gol pembuka tercipta pada menit ke-16 ketika M Arfan menanduk bola hasil umpan Jacques Medina dan mengubah skor menjadi 1-0.<\/p>\n<p>Keunggulan tersebut bertahan hingga pertengahan babak pertama sebelum Borneo FC menyamakan kedudukan.<\/p>\n<p>Pada menit ke-31, Juan Villa mencetak gol melalui tendangan bola mati dari jarak jauh yang tidak mampu diantisipasi kiper PSM Makassar.<\/p>\n<p>Skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga turun minum.<\/p>\n<p>Memasuki babak kedua, Borneo FC tampil lebih dominan. Koldo Obieta sempat mencetak gol pada menit ke-54, namun dianulir wasit setelah pengecekan VAR karena berada dalam posisi <em>offside<\/em>.<\/p>\n<p>PSM Makassar memperoleh peluang emas pada menit ke-58 melalui umpan Rizky Eka Pratama ke arah Alex Tanque, tetapi peluang tersebut tidak membuahkan gol.<\/p>\n<p>Borneo FC kembali mengancam pada menit ke-62 ketika sodoran bola dari Obieta membentur mistar gawang. Gol kemenangan akhirnya tercipta pada menit ke-78.<\/p>\n<p>Koldo Obieta yang berdiri bebas berhasil memanfaatkan umpan tarik Juan Villa dan membawa tim tamu unggul 2-1.<\/p>\n<p>Situasi semakin sulit bagi PSM Makassar setelah Syahrul Lasinari menerima kartu kuning kedua pada menit ke-85 yang berujung kartu merah.<\/p>\n<p>Wasit sempat mengecek VAR dan tetap pada keputusannya. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-2 tidak berubah untuk kemenangan Borneo FC.<\/p>\n<h2>Dampak Klasemen dan Jadwal Berikutnya<\/h2>\n<p>Tambahan tiga poin membuat Borneo FC kini mengoleksi 63 poin dan tetap berada di posisi kedua klasemen Super League.<\/p>\n<p>Hasil tersebut memangkas jarak dengan Persib Bandung yang baru akan memainkan laga pekan ke-28 melawan Dewa United Banten FC pada Senin (20\/4).<\/p>\n<p>Selain itu, kemenangan di Parepare memperpanjang catatan tidak terkalahkan Borneo FC menjadi tujuh pertandingan terakhir.<\/p>\n<p>Pekan berikutnya, tim asuhan Fabio Lefundes akan kembali ke Samarinda untuk menjamu Semen Padang FC di Stadion Segiri pada (25\/4).<\/p>\n<p>Dengan lima pertandingan tersisa, persaingan papan atas Super League masih berlangsung ketat.<\/p>\n<p>Di sisi lain, PSM Makassar tetap berada di peringkat ke-13 dengan 28 poin. Pada pekan depan, PSM Makassar kembali bermain di Stadion Gelora BJ Habibie dengan menjamu Persik Kediri dalam upaya memperbaiki posisi di klasemen.<\/p>\n<h2>Susunan Pemain<\/h2>\n<p><strong>PSM Makassar (4-3-3):<\/strong> Hilmansyah; Dusan Lagator (Akbar Tanjung 28&#8242;), Yuran Fernandes (C), Syahrul Lasinari, Victor Luiz; Ananda Raehan, M Arfan (Savio Roberto 62&#8242;), Gledson Paixao; Alex Tanque (Dzaky Asraf 76&#8242;), Jacques Medina (Rizky Eka Pratama 47&#8242;), Sheriddin Boboev (Luka Cumic 62&#8242;). Asisten Pelatih: Ahmad Amiruddin.<\/p>\n<p><strong>Borneo FC Samarinda (4-4-2):<\/strong> Nadeo Argawinata; Muhammad Alfharezzi Buffon, Komang Teguh, Christophe Nduwarugira, Caxambu; Rivaldo Pakpahan, Kei Hirose, Mohammad Anez (Kaio 62&#8242;), Juan Villa; Mariano Peralta (Marcos Astina 83&#8242;), Koldo Obieta. Pelatih: Fabio Lefundes.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PSM Makassar kalah 1-2 dari Borneo FC pada pekan ke-28 Super League 2025\/2026. Pesut Etam tetap di posisi kedua, PSM tertahan di papan bawah.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8045,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[174,16],"tags":[253,107,108],"class_list":["post-8020","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-liga-indonesia","category-sepakbola","tag-borneo-fc","tag-psm-makassar","tag-super-league"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8020","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8020"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8020\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8047,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8020\/revisions\/8047"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8045"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8020"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8020"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8020"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}