{"id":7518,"date":"2026-04-09T19:51:38","date_gmt":"2026-04-09T12:51:38","guid":{"rendered":"https:\/\/cahaya.co\/?p=7518"},"modified":"2026-04-09T19:51:42","modified_gmt":"2026-04-09T12:51:42","slug":"barcelona-vs-atletico-madrid-0-2-blaugrana-tak-berkutik-di-camp-nou","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/2026\/04\/09\/barcelona-vs-atletico-madrid-0-2-blaugrana-tak-berkutik-di-camp-nou\/","title":{"rendered":"Barcelona vs Atl\u00e9tico Madrid 0-2: Blaugrana Tak Berkutik di Camp Nou"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/barcelona\/\">Barcelona<\/a> harus mengakui keunggulan <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/atletico-madrid\/\">Atletico Madrid<\/a> setelah kalah 0-2 pada leg pertama perempat final <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/liga-champions\/\">Liga Champions<\/a> 2025\/2026 yang berlangsung di Stadion Camp Nou, Kamis (9\/4) dini hari WIB.<\/p>\n<p>Dalam laga tersebut, Barcelona gagal memanfaatkan dominasi permainan, sementara Atletico Madrid tampil efektif melalui gol Julian Alvarez pada menit ke-45 dan Alexander Sorloth pada menit ke-70.<\/p>\n<p>Kekalahan ini membuat Barcelona tertinggal agregat 0-2 menjelang leg kedua yang akan digelar di Stadion Metropolitano pada 15 April 2026.<\/p>\n<p>Pertandingan berjalan dengan tekanan tinggi dari Barcelona sejak awal laga. Marcus Rashford memperoleh peluang cepat, termasuk tembakan dari luar kotak penalti yang berhasil diamankan kiper Atletico Madrid, Juan Musso.<\/p>\n<p>Barcelona sempat mencetak gol melalui Rashford setelah menerima umpan Lamine Yamal pada menit ke-17, namun dianulir karena posisi offside.<\/p>\n<p>Situasi berubah menjelang akhir babak pertama ketika Pau Cubarsi menerima kartu merah pada menit ke-44 setelah pelanggaran terhadap Giuliano Simeone yang ditinjau melalui VAR.<\/p>\n<p>Keputusan tersebut menjadi titik balik pertandingan karena Atletico Madrid langsung memanfaatkan tendangan bebas yang dieksekusi Alvarez menjadi gol pembuka.<\/p>\n<p>Memasuki babak kedua, Barcelona tetap berupaya menekan meski bermain dengan 10 pemain.<\/p>\n<p>Sejumlah peluang tercipta melalui Rashford, Joao Cancelo, dan Lamine Yamal, tetapi tidak berhasil dikonversi menjadi gol.<\/p>\n<p>Atletico Madrid kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-70 melalui Alexander Sorloth yang menyambar umpan silang Matteo Ruggeri dari jarak dekat.<\/p>\n<p>Hingga peluit panjang dibunyikan, Barcelona tidak mampu mencetak gol balasan dan harus menerima kekalahan di kandang sendiri dalam ajang Liga Champions.<\/p>\n<h2>Jalannya Pertandingan<\/h2>\n<p>Barcelona tampil dominan dalam penguasaan bola dan penciptaan peluang sepanjang pertandingan.<\/p>\n<p>Tim asuhan Hansi Flick mencatatkan 58 persen penguasaan bola dengan total 18 tembakan, tujuh di antaranya tepat sasaran.<\/p>\n<p>Namun, solidnya pertahanan Atletico Madrid serta penampilan gemilang Juan Musso membuat seluruh peluang tersebut gagal berbuah gol.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Atletico Madrid tampil lebih efektif dengan lima tembakan dan tiga yang mengarah tepat ke gawang.<\/p>\n<p>Kartu merah Pau Cubarsi menjadi momen krusial yang mengubah jalannya pertandingan.<\/p>\n<p>Setelah keputusan wasit Istvan Kovacs yang semula memberikan kartu kuning direvisi menjadi kartu merah melalui tinjauan VAR, Barcelona harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-44.<\/p>\n<p>Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Atletico Madrid untuk mengontrol tempo permainan dan memperkuat lini pertahanan mereka.<\/p>\n<p>Gol pertama Atletico Madrid tercipta melalui tendangan bebas Julian Alvarez dari jarak sekitar 20 meter yang bersarang di sudut atas gawang Barcelona menjelang turun minum.<\/p>\n<p>Pada babak kedua, tekanan Barcelona tidak membuahkan hasil, bahkan Atletico Madrid berhasil menambah keunggulan melalui Alexander Sorloth pada menit ke-70 setelah menerima umpan silang Matteo Ruggeri.<\/p>\n<p>Gol tersebut memastikan kemenangan penting bagi tim tamu.<\/p>\n<h2>Susunan Pemain<\/h2>\n<h3>Barcelona<\/h3>\n<p>Barcelona menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan Joan Garcia di bawah mistar gawang; Jules Kounde, Pau Cubarsi, Gerard Martin, dan Joao Cancelo di lini belakang; Eric Garcia dan Pedri sebagai gelandang bertahan; Lamine Yamal, Dani Olmo, serta Marcus Rashford mendukung Robert Lewandowski sebagai ujung tombak.<\/p>\n<p><strong>Pelatih:<\/strong> Hansi Flick.<\/p>\n<h3>Atletico Madrid<\/h3>\n<p>Atletico Madrid menggunakan formasi 4-4-2 dengan Juan Musso sebagai penjaga gawang; Nahuel Molina, Robin Le Normand, David Hancko, dan Matteo Ruggeri di lini pertahanan; Giuliano Simeone, Marcos Llorente, Koke, dan Ademola Lookman di lini tengah; serta Antoine Griezmann dan Julian Alvarez di lini depan.<\/p>\n<p><strong>Pelatih:<\/strong> Diego Simeone.<\/p>\n<p>Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Atletico Madrid dalam menghadapi leg kedua perempat final Liga Champions di Stadion Metropolitano.<\/p>\n<p>Dengan keunggulan agregat 2-0, Atletico Madrid berada pada posisi yang lebih menguntungkan, sementara Barcelona harus mengejar defisit gol untuk menjaga peluang melaju ke babak semifinal Liga Champions musim 2025\/2026.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Barcelona kalah 0-2 dari Atletico Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025\/2026. Gol Julian Alvarez dan Alexander Sorloth jadi penentu.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7528,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[179,16],"tags":[249,248,97],"class_list":["post-7518","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-liga-champions","category-sepakbola","tag-atletico-madrid","tag-barcelona","tag-liga-champions"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7518","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7518"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7518\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7530,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7518\/revisions\/7530"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7528"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7518"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7518"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7518"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}