{"id":7256,"date":"2026-04-05T11:00:00","date_gmt":"2026-04-05T04:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/cahaya.co\/?p=7256"},"modified":"2026-04-05T02:06:37","modified_gmt":"2026-04-04T19:06:37","slug":"empat-pekerja-proyek-di-jakarta-selatan-tewas-diduga-akibat-paparan-gas-beracun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/2026\/04\/05\/empat-pekerja-proyek-di-jakarta-selatan-tewas-diduga-akibat-paparan-gas-beracun\/","title":{"rendered":"Empat Pekerja Proyek di Jakarta Selatan Tewas Diduga Akibat Paparan Gas Beracun"},"content":{"rendered":"<p>Empat pekerja proyek pembangunan gedung bertingkat tewas dan tiga lainnya mengalami sesak napas setelah diduga terpapar gas beracun di Jalan TB Simatupang, Jagakarsa, <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/jakarta-selatan\/\">Jakarta Selatan<\/a>, Jumat (3\/4).<\/p>\n<p>Insiden kecelakaan kerja ini terjadi saat para pekerja menguras tangki penampungan air bersih di area basement gedung.<\/p>\n<p>Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, membenarkan kejadian tersebut.<\/p>\n<p>\u201cBenar, terjadi kecelakaan kerja di proyek bangunan di Jagakarsa saat proses pengurasan penampungan air,\u201d kata Budi dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (3\/4).<\/p>\n<p>Empat pekerja dinyatakan meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam tangki, sementara tiga pekerja lainnya mengalami sesak napas dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit.<\/p>\n<p>Peristiwa tragis ini bermula ketika para pekerja membuka penutup tangki penampungan air atau gelotank yang berada di basement gedung.<\/p>\n<p>Saat proses berlangsung, salah satu pekerja terjatuh ke dalam tangki sedalam sekitar tiga meter.<\/p>\n<p>Rekan-rekannya yang berusaha memberikan pertolongan justru ikut terjatuh karena tidak menggunakan perlengkapan keselamatan.<\/p>\n<h2>Data Korban Meninggal<\/h2>\n<p>Empat korban meninggal dunia diketahui bernama Yana Nugraha (33) asal Subang, Mawi (63) asal Cianjur, Tatang Sonjaya (64) asal Subang, dan Muhammad Fauzi (20) warga Bandung, Jawa Barat.<\/p>\n<p>Sementara itu, tiga pekerja lain yang mengalami sesak napas masing-masing berinisial U (41), AJ (37), dan S (63).<\/p>\n<p>Setelah kejadian, para korban dievakuasi dari dalam tangki dan langsung dilarikan ke RSUD Pasar Rebo, Jakarta Timur, untuk mendapatkan pertolongan pertama.<\/p>\n<p>Namun, empat pekerja dinyatakan meninggal dunia, sementara tiga korban lainnya menjalani perawatan lanjutan di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan.<\/p>\n<p>Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.<\/p>\n<p>Keterangan saksi di lokasi menguatkan dugaan adanya paparan gas beracun di dalam tangki penampungan air.<\/p>\n<p>Kabid Humas Polda Metro Jaya menyampaikan bahwa kondisi di sekitar lokasi terasa tidak normal saat proses evakuasi berlangsung.<\/p>\n<p>\u201cSaat evakuasi, saksi merasakan kondisi di sekitar lokasi pengap dan panas,\u201d ujarnya.<\/p>\n<h2>Penyelidikan dan Proses Hukum<\/h2>\n<p>Polres Metro Jakarta Selatan bersama Polsek Jagakarsa telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.<\/p>\n<p>Polisi juga memeriksa sejumlah saksi guna mengumpulkan bukti-bukti primer di lokasi kejadian.<\/p>\n<p>\u201cTim penyidik telah melakukan olah TKP secara mendalam serta memeriksa sejumlah saksi mata guna mengumpulkan bukti-bukti primer di lokasi kejadian,\u201d jelas Budi Hermanto.<\/p>\n<p>Selain itu, penyelidikan juga difokuskan pada kemungkinan adanya kelalaian dan kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja di area proyek.<\/p>\n<p>Budi menegaskan bahwa pihak kepolisian akan menuntaskan penanganan kasus ini.<\/p>\n<p>\u201cSelain memantau perkembangan kesehatan para korban yang tengah dirawat, kami juga melakukan penyelidikan intensif terkait unsur kelalaian maupun kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja yang diterapkan di area proyek tersebut,\u201d ucapnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kecelakaan kerja di Jakarta Selatan menewaskan 4 pekerja saat membersihkan tangki basement.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7275,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[153],"tags":[777,407,778],"class_list":["post-7256","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","tag-berita-lokal","tag-jakarta-selatan","tag-peristiwa-di-daerah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7256","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7256"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7256\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7277,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7256\/revisions\/7277"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7275"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7256"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7256"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7256"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}