{"id":6983,"date":"2026-03-29T22:38:23","date_gmt":"2026-03-29T15:38:23","guid":{"rendered":"https:\/\/cahaya.co\/?p=6983"},"modified":"2026-03-29T22:38:27","modified_gmt":"2026-03-29T15:38:27","slug":"seskab-teddy-temui-meutya-hafid-bahas-implementasi-pp-tunas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/2026\/03\/29\/seskab-teddy-temui-meutya-hafid-bahas-implementasi-pp-tunas\/","title":{"rendered":"Seskab Teddy Temui Meutya Hafid, Bahas Implementasi PP Tunas"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan Menteri Komunikasi dan Digital (<a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/menkomdigi\/\">Menkomdigi<\/a>) <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/meutya-hafid\/\">Meutya Hafid<\/a> di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, pada Jumat malam (27\/3). <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertemuan tersebut membahas implementasi Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">PP TUNAS mulai berlaku pada Sabtu (28\/3) dan ditujukan untuk memperkuat perlindungan anak di ranah digital. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Regulasi ini menjadi dasar hukum pelarangan anak di bawah usia 16 tahun memiliki akun di platform digital tertentu yang dikategorikan memiliki risiko tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menkomdigi Meutya Hafid juga melaporkan kesiapan sejumlah platform digital dalam mematuhi regulasi tersebut. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMenkomdigi juga melaporkan sejumlah platform digital telah mulai mematuhi ketentuan regulasi tersebut,\u201d tertulis dalam unggahan Instagram @sekretariat.kabinet, dikutip pada Minggu (29\/3).<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Regulasi Berlaku Mulai 28 Maret<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">PP TUNAS mulai diberlakukan per Sabtu (28\/3). Regulasi ini mewajibkan platform digital untuk membatasi akses bagi anak-anak di bawah usia 16 tahun terhadap layanan digital dengan kategori risiko tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai bagian dari implementasi awal, delapan platform telah diminta menonaktifkan akun milik anak-anak di bawah usia 16 tahun. Delapan platform tersebut adalah:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>X<\/li>\n\n\n\n<li>YouTube<\/li>\n\n\n\n<li>Instagram<\/li>\n\n\n\n<li>Threads<\/li>\n\n\n\n<li>Roblox<\/li>\n\n\n\n<li>TikTok<\/li>\n\n\n\n<li>Bigo Live<\/li>\n\n\n\n<li>Facebook<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketentuan dalam PP TUNAS bertujuan memastikan anak-anak tidak terpapar konten atau fitur digital yang dapat menimbulkan risiko tinggi terhadap keselamatan dan perkembangan mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam pertemuan dengan <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/seskab-teddy\/\">Seskab Teddy<\/a>, Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan kesiapan pemerintah dalam mengawasi pelaksanaan regulasi ini. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Laporan awal menunjukkan sejumlah platform telah mulai melakukan penyesuaian agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Fokus Perlindungan Anak di Era Digital<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">PP TUNAS merupakan langkah pemerintah dalam memperkuat tata kelola penyelenggaraan sistem elektronik yang berpihak pada perlindungan anak. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan diberlakukannya regulasi ini, platform digital diwajibkan menyesuaikan kebijakan dan sistemnya untuk memastikan anak-anak di bawah usia 16 tahun tidak dapat mengakses atau membuat akun pada layanan dengan kategori risiko tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Langkah pengawasan dan penegakan aturan akan terus dilakukan oleh instansi terkait guna memastikan implementasi PP TUNAS berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan dalam <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/kegiatan-kenegaraan\/\">kegiatan kenegaraan<\/a> terkait perlindungan anak.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Meutya Hafid laporkan kesiapan implementasi PP TUNAS kepada Teddy Indra Wijaya, delapan platform digital mulai batasi akses anak di bawah 16 tahun.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6990,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[153],"tags":[699,698,697,696],"class_list":["post-6983","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","tag-kegiatan-kenegaraan","tag-menkomdigi","tag-meutya-hafid","tag-seskab-teddy"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6983","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6983"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6983\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6992,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6983\/revisions\/6992"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6990"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6983"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6983"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6983"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}