{"id":6578,"date":"2026-03-23T12:37:45","date_gmt":"2026-03-23T12:37:45","guid":{"rendered":"https:\/\/cahaya.co\/?p=6578"},"modified":"2026-03-25T17:08:17","modified_gmt":"2026-03-25T17:08:17","slug":"rapor-arsenal-vs-man-city-kesalahan-kepa-bikin-wembley-jadi-mimpi-buruk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/2026\/03\/23\/rapor-arsenal-vs-man-city-kesalahan-kepa-bikin-wembley-jadi-mimpi-buruk\/","title":{"rendered":"Rapor Arsenal vs Man City: Kesalahan Kepa Bikin Wembley jadi Mimpi Buruk"},"content":{"rendered":"\n<p>Kiper Kepa Arrizabalaga menjadi sorotan utama setelah <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/arsenal\/\">Arsenal<\/a> kalah 0-2 dari <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/manchester-city\/\">Manchester City<\/a> dalam final Carabao Cup 2025\/2026 yang digelar di Wembley Stadium pada Minggu (22\/3). <\/p>\n\n\n\n<p>Kesalahan fatal Kepa dalam mengantisipasi umpan silang berujung pada gol pembuka City yang menjadi titik balik jalannya pertandingan. <\/p>\n\n\n\n<p>Laga ini sekaligus mengubur ambisi Arsenal untuk meraih trofi pertama mereka dalam enam tahun terakhir.<\/p>\n\n\n\n<p>Dua gol kemenangan City dicetak oleh Nico O&#8217;Reilly dalam tempo empat menit di babak kedua. Gol pertama terjadi usai Kepa gagal mengamankan bola hasil umpan lambung Rayan Cherki, yang kemudian disambar O&#8217;Reilly. Beberapa menit kemudian, pemain yang sama mencetak gol kedua lewat sundulan setelah menerima umpan silang Matheus Nunes.<\/p>\n\n\n\n<p>Keputusan manajer Arsenal, Mikel Arteta, memainkan Kepa alih-alih kiper utama David Raya menjadi bahan perdebatan. <\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya harus melakukan apa yang menurut saya benar dan adil,\u201d ujar Arteta usai pertandingan. <\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKepa sudah bermain di semua pertandingan Carabao Cup, akan sangat tidak adil jika saya menggantinya di final,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Dominasi Arsenal Tak Berbuah Gol, City Lebih Efektif<\/h2>\n\n\n\n<p>Arsenal memulai pertandingan dengan agresif. <\/p>\n\n\n\n<p>Dalam tujuh menit pertama, mereka menciptakan tiga peluang emas melalui dua tembakan Bukayo Saka dan satu dari Kai Havertz, namun semuanya berhasil digagalkan oleh James Trafford. <\/p>\n\n\n\n<p>Kiper cadangan Manchester City ini tampil impresif sepanjang laga dan mengakhiri pertandingan dengan clean sheet.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski mendominasi babak pertama, Arsenal gagal mencetak gol. Setelah jeda, tekanan konsisten dari Manchester City membuat lini belakang Arsenal mulai goyah. <\/p>\n\n\n\n<p>Gol pertama City lahir dari kegagalan Kepa membaca arah bola. Ia juga sempat menerima kartu kuning akibat menarik Jeremy Doku karena salah antisipasi bola panjang.<\/p>\n\n\n\n<p>Susunan pemain Arsenal menunjukkan sejumlah perubahan. Ben White dimainkan menggantikan Jurrien Timber yang cedera. Di lini belakang, White, Saliba, Gabriel Magalhaes, dan Hincapie turun sebagai starter. <\/p>\n\n\n\n<p>Di lini tengah, Zubimendi, Declan Rice, dan Havertz memimpin distribusi bola. Di depan, Saka, Trossard, dan Gyokeres menjadi andalan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Penilaian Penampilan Pemain Arsenal<\/h2>\n\n\n\n<p>Penampilan Kepa mendapat nilai 2 dari 10 setelah blundernya menghasilkan gol pembuka dan kesalahan lainnya membuat situasi makin sulit bagi Arsenal. Di lini belakang:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Ben White mendapat nilai 5, mampu meredam Doku di awal namun kesulitan di babak kedua.<\/li>\n\n\n\n<li>William Saliba (6), kuat dalam duel dengan Haaland, namun kehilangan pengawasan terhadap O&#8217;Reilly.<\/li>\n\n\n\n<li>Gabriel Magalhaes (6), tampil konsisten dalam duel fisik.<\/li>\n\n\n\n<li>Piero Hincapie (5), kesulitan hadapi pergerakan Semenyo dan gagal menutup dua umpan silang krusial.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Di lini tengah:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Declan Rice (5), agresif dalam tekel dan bola mati, tetapi kurang kontribusi dalam permainan terbuka.<\/li>\n\n\n\n<li>Martin Zubimendi (5), kehilangan jejak O&#8217;Reilly pada gol pertama.<\/li>\n\n\n\n<li>Kai Havertz (4), minim kontribusi dan digantikan oleh Noni Madueke.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Lini serang Arsenal juga tidak maksimal:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Bukayo Saka (5), dibatasi dengan tekel keras dan penjagaan ketat, pengaruhnya berkurang.<\/li>\n\n\n\n<li>Leandro Trossard (4), kesulitan hadapi Nunes dan digantikan oleh Martinelli.<\/li>\n\n\n\n<li>Viktor Gyokeres (4), sempat menekan Khusanov di babak pertama, namun redup setelahnya.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Upaya Bangkit Tak Membuahkan Hasil<\/h2>\n\n\n\n<p>Arsenal mencoba bangkit di fase akhir pertandingan. Gabriel Jesus nyaris memperkecil ketertinggalan lewat sundulan yang membentur mistar, hasil umpan silang Noni Madueke. <\/p>\n\n\n\n<p>Riccardo Calafiori juga menciptakan dua peluang dari lini kedua, namun City mampu menjaga keunggulan hingga akhir laga.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam statistik pertandingan, Arsenal mencatatkan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>10 tembakan (4 tepat sasaran)<\/li>\n\n\n\n<li>38% penguasaan bola<\/li>\n\n\n\n<li>258 operan dengan akurasi 77%<\/li>\n\n\n\n<li>12 pelanggaran dan 3 kartu kuning<\/li>\n\n\n\n<li>3 tendangan sudut<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Sementara City unggul dalam penguasaan dan efektivitas serangan, dengan 62% penguasaan bola dan 2 gol dari 4 tembakan tepat sasaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Kekalahan di Wembley membuat Arsenal kembali gagal meraih trofi sejak terakhir kali menjuarai turnamen pada 2020. <\/p>\n\n\n\n<p>Manchester City, di sisi lain, kembali memperlihatkan mental juara dan efektivitas tinggi dalam laga-laga besar seperti di final ini.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Blunder Kepa Arrizabalaga jadi sorotan saat Arsenal kalah 0-2 dari Manchester City di final Carabao Cup 2025\/2026. Dua gol Nico O\u2019Reilly tentukan hasil.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6589,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[154,16],"tags":[175,163,186,91],"class_list":["post-6578","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-premier-league","category-sepakbola","tag-arsenal","tag-liga-inggris","tag-manchester-city","tag-premier-league"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6578","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6578"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6578\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6590,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6578\/revisions\/6590"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6589"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6578"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6578"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6578"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}