{"id":6570,"date":"2026-03-23T15:10:46","date_gmt":"2026-03-23T15:10:46","guid":{"rendered":"https:\/\/cahaya.co\/?p=6570"},"modified":"2026-03-23T15:11:37","modified_gmt":"2026-03-23T15:11:37","slug":"pesan-pramono-ke-pendatang-baru-tak-semua-orang-bisa-bertarung-di-jakarta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/2026\/03\/23\/pesan-pramono-ke-pendatang-baru-tak-semua-orang-bisa-bertarung-di-jakarta\/","title":{"rendered":"Pesan Pramono ke Pendatang Baru: Jakarta Tak Seindah yang Dibayangkan"},"content":{"rendered":"\n<p>Gubernur DKI <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/jakarta\/\">Jakarta<\/a> <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/pramono-anung\/\">Pramono Anung<\/a> mengingatkan masyarakat yang ingin kembali merantau ke Jakarta setelah Lebaran agar tidak terbuai janji kehidupan di ibu kota. <\/p>\n\n\n\n<p>Peringatan tersebut disampaikan Pramono saat menghadiri kegiatan di Monas, Jakarta Pusat, pada Selasa (17\/3). <\/p>\n\n\n\n<p>Ia menekankan bahwa meskipun Jakarta terbuka untuk semua orang, tidak semua pendatang mampu bertahan dalam kerasnya persaingan di kota metropolitan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kalau mau pulang kampung atau nanti kembali ke Jakarta, Jakarta terbuka bagi siapa saja,&#8221; kata Pramono. <\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Tetapi jangan menjanjikan sesuatu yang ngiming-ngimingi atau mengharapkan sesuatu yang ternyata tidak semua orang bisa bertarung di Jakarta,&#8221; sambungnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk kewaspadaan terhadap <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/pendatang-baru\/\">pendatang baru<\/a> yang datang dengan harapan tinggi namun tanpa kesiapan yang memadai, baik secara mental maupun keterampilan. <\/p>\n\n\n\n<p>Pramono menegaskan pentingnya kesiapan individu dalam menghadapi kenyataan hidup di Jakarta yang tidak semudah yang digambarkan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jakarta Tidak Lakukan Screening Pendatang usai Lebaran<\/h2>\n\n\n\n<p>Gubernur Pramono memastikan bahwa <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/pemerintah-daerah\/\">pemerintah daerah<\/a> Provinsi DKI Jakarta tidak akan menggelar operasi yustisia atau razia terhadap pendatang baru pasca-Lebaran. <\/p>\n\n\n\n<p>Ia menegaskan bahwa Jakarta tetap terbuka bagi siapa saja tanpa diskriminasi, namun pendatang tetap diharapkan memiliki kesiapan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami sudah memutuskan tidak akan ada operasi yustisi. Jadi, Jakarta terbuka bagi siapa saja,\u201d tegas Pramono.<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun tidak ada razia, Pramono menekankan bahwa warga yang datang dari <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/rantau\/\">rantau<\/a> harus memiliki kesiapan secara keterampilan dan mental. <\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, tanpa bekal yang memadai, pendatang baru akan kesulitan bersaing di tengah padatnya kompetisi di Jakarta.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Hidup di Jakarta Tak Seindah yang Dibayangkan<\/h2>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, Pramono menyoroti persepsi masyarakat di kampung halaman yang kerap kali membayangkan kehidupan di Jakarta sebagai sesuatu yang serba mudah dan menjanjikan. <\/p>\n\n\n\n<p>Ia menyatakan bahwa gambaran tersebut tidak selalu sesuai dengan kenyataan yang dihadapi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKarena kehidupan di Jakarta tidak seperti yang digambarkan bahwa baik-baik saja, ternyata tidak. Harus bekerja keras untuk bisa melakukan itu,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pramono berharap agar pendatang baru adalah mereka yang memiliki kompetensi dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja dan dunia usaha di Jakarta. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan demikian, keberadaan mereka bisa berkontribusi secara positif dan tidak menjadi beban bagi kota.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cOrang yang datang ke Jakarta harapannya adalah orang yang dengan kemampuan seperti yang dibutuhkan pemerintah Jakarta saat ini ataupun dunia usaha yang ada di Jakarta,\u201d kata dia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengingatkan pendatang usai Lebaran.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6610,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[153],"tags":[112,598,599,376,600],"class_list":["post-6570","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","tag-jakarta","tag-pemerintah-daerah","tag-pendatang-baru","tag-pramono-anung","tag-rantau"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6570","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6570"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6570\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6612,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6570\/revisions\/6612"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6610"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6570"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6570"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6570"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}