{"id":6113,"date":"2026-03-16T18:31:44","date_gmt":"2026-03-16T18:31:44","guid":{"rendered":"https:\/\/cahaya.co\/?p=6113"},"modified":"2026-03-16T18:31:47","modified_gmt":"2026-03-16T18:31:47","slug":"pramono-anung-resmikan-taman-bendera-pusaka-rano-karno-hingga-megawati-hadir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/2026\/03\/16\/pramono-anung-resmikan-taman-bendera-pusaka-rano-karno-hingga-megawati-hadir\/","title":{"rendered":"Pramono Anung Resmikan Taman Bendera Pusaka, Rano Karno hingga Megawati Hadir"},"content":{"rendered":"<p>Gubernur DKI Jakarta <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/pramono-anung\/\">Pramono Anung<\/a> meresmikan <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/taman-bendera-pusaka\/\">Taman Bendera Pusaka<\/a>, ruang terbuka hijau hasil integrasi tiga taman kota di <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/jakarta-selatan\/\">Jakarta Selatan<\/a>, pada Sabtu (14\/3).<\/p>\n<p>Acara peresmian ini dihadiri oleh Presiden ke-5 Republik Indonesia <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/megawati\/\">Megawati<\/a> Soekarnoputri dan Wakil Gubernur DKI Jakarta <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/rano-karno\/\">Rano Karno<\/a>.<\/p>\n<p>Peresmian dilakukan secara simbolis oleh Pramono di lokasi taman.<\/p>\n<p>\u201cSaya akan meresmikan taman ini dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Taman Bendera Pusaka dan Patung Fatmawati saya resmikan,\u201d kata Pramono dalam sambutannya.<\/p>\n<p>Taman Bendera Pusaka merupakan gabungan dari tiga taman yang sebelumnya sudah ada, yaitu Taman Ayodya, Taman Leuser, dan Taman Langsat.<\/p>\n<p>Ruang terbuka ini menjadi bagian dari program pengembangan ruang publik ramah keluarga di wilayah Jakarta Selatan.<\/p>\n<h2>Memiliki Luas 5,6 Hektare<\/h2>\n<p>Taman Bendera Pusaka memiliki luas 5,6 hektare dan dilengkapi dengan jogging track sepanjang 1,2 kilometer serta berbagai fasilitas penunjang lainnya.<\/p>\n<p>Pramono menyampaikan bahwa kehadiran taman ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menyediakan ruang terbuka hijau yang inklusif.<\/p>\n<p>\u201cKehadiran Taman Bendera Pusaka menjadi bagian dari komitmen pemerintah DKI Jakarta untuk memperbanyak ruang terbuka hijau yang modern, inklusif, dan ramah bagi keluarga,\u201d ujar Pramono.<\/p>\n<p>Taman ini akan dibuka untuk umum selama 24 jam mulai Minggu (15\/3) dan diharapkan dapat menjadi tempat baru bagi masyarakat untuk berolahraga dan beraktivitas di ruang terbuka.<\/p>\n<p>\u201cSaya berharap bahwa ini bisa menjadi salah satu pilihan bagi warga untuk berolahraga. Pilihannya ada di sini dan taman ini akan dibuka 24 jam,\u201d kata Pramono.<\/p>\n<h2>Fasilitas Taman Bendera Pusaka<\/h2>\n<p>Desain taman ini dirancang dengan filosofi Sang Saka Merah Putih yang dibagi dalam dua zona utama, yaitu zona merah yang aktif dan dinamis serta zona putih yang tenang dan reflektif.<\/p>\n<p>Kedua zona ini dihubungkan oleh jalur pedestrian, jembatan penghubung, dan ruang terbuka yang mendukung mobilitas pengunjung di seluruh area taman.<\/p>\n<p>Berbagai fasilitas disediakan untuk menunjang kegiatan masyarakat, seperti lapangan padel, lapangan multifungsi untuk basket, tenis, dan bulu tangkis, serta amphitheater yang dapat dimanfaatkan untuk pertunjukan atau kegiatan komunitas.<\/p>\n<p>Selain itu, tersedia enam titik area UMKM untuk mendukung pelaku usaha lokal.<\/p>\n<p>Taman ini juga mengusung elemen vegetasi sebagai bagian penting dari lanskap. Terdapat 12 jenis tanaman dengan total sekitar 285 pohon, termasuk jenis langka seperti menteng, eboni, cempaka, dan kecapi.<\/p>\n<p>Keberadaan vegetasi ini diharapkan mampu memperkuat fungsi taman sebagai paru-paru kota.<\/p>\n<h2>Ada Patung Fatmawati<\/h2>\n<p>Salah satu elemen utama dalam Taman Bendera Pusaka adalah patung Ibu Fatmawati Soekarno, sebagai bentuk penghormatan atas jasanya menjahit Bendera Pusaka Merah Putih.<\/p>\n<p>Patung tersebut menggambarkan Fatmawati dalam kondisi tengah mengandung, merujuk pada peristiwa sejarah saat ia menjahit bendera menjelang proklamasi kemerdekaan Indonesia.<\/p>\n<p>Patung ini dibuat oleh pematung Teguh Ostenrik, sementara desain kawasan taman dirancang oleh arsitek Yori Antar.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pramono Anung meresmikan Taman Bendera Pusaka seluas 5,6 hektare di Jakarta Selatan bersama Megawati Soekarnoputri.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6154,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[153],"tags":[407,519,376,518,520],"class_list":["post-6113","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","tag-jakarta-selatan","tag-megawati","tag-pramono-anung","tag-rano-karno","tag-taman-bendera-pusaka"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6113","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6113"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6113\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6156,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6113\/revisions\/6156"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6154"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6113"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6113"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6113"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}