{"id":5926,"date":"2026-03-13T15:17:36","date_gmt":"2026-03-13T15:17:36","guid":{"rendered":"https:\/\/cahaya.co\/?p=5926"},"modified":"2026-03-13T15:17:42","modified_gmt":"2026-03-13T15:17:42","slug":"siswa-sd-sma-dilarang-gunakan-chatgpt-untuk-pembelajaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/2026\/03\/13\/siswa-sd-sma-dilarang-gunakan-chatgpt-untuk-pembelajaran\/","title":{"rendered":"Siswa SD-SMA Dilarang Gunakan ChatGPT untuk Pembelajaran"},"content":{"rendered":"<p>Pemerintah Indonesia resmi melarang penggunaan <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/kecerdasan-buatan\/\">kecerdasan buatan<\/a> (AI) instan seperti <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/chatgpt\/\">ChatGPT<\/a> dalam kegiatan pembelajaran di jenjang Sekolah Dasar (<a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/sd\/\">SD<\/a>) hingga Sekolah Menengah Atas (<a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/sma\/\">SMA<\/a>).<\/p>\n<p>Larangan ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) di kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, pada Kamis (12\/3).<\/p>\n<p>Kebijakan ini berlaku bagi seluruh peserta didik pendidikan dasar dan menengah sebagai langkah antisipatif terhadap potensi dampak negatif terhadap perkembangan kognitif anak.<\/p>\n<p>\u201cJadi misalnya pendidikan dasar dan menengah itu tidak diperbolehkan untuk memanfaatkan AI instan, misalnya tanya ke ChatGPT dan seterusnya,\u201d ujar Pratikno, dikutip dari kanal YouTube Kemenko PMK pada Jumat (13\/3).<\/p>\n<p>Pemerintah menilai bahwa penggunaan AI instan dapat memicu fenomena <em>brain rot<\/em> dan <em>cognitive debt<\/em> akibat ketergantungan terhadap teknologi.<\/p>\n<p>Hal ini dikhawatirkan menurunkan kemampuan berpikir anak-anak, sehingga perlu dibatasi untuk memastikan perkembangan kognitif yang sehat.<\/p>\n<h2>Pedoman Nasional Penggunaan Teknologi Digital dan AI<\/h2>\n<p>Pembatasan ini tertuang dalam SKB Tujuh Menteri tentang Pedoman Pemanfaatan dan Pembelajaran Teknologi Digital dan kecerdasan buatan. SKB ini merupakan hasil kerja sama antara:<\/p>\n<ul>\n<li>Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan<\/li>\n<li>Kementerian Dalam Negeri<\/li>\n<li>Kementerian Agama<\/li>\n<li>Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah<\/li>\n<li>Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi<\/li>\n<li>Kementerian Komunikasi dan Digital<\/li>\n<li>Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Kepala BKKBN<\/li>\n<\/ul>\n<p>\u201cSKB ini bukan menghalangi, tetapi mengatur untuk memitigasi risiko di satu sisi, dan sekaligus teknologi digital dan kecerdasan buatan ini memberdayakan, bukan memperdayakan anak-anak kita,\u201d jelas Pratikno.<\/p>\n<p>Ia juga menyoroti tingginya paparan teknologi digital di kalangan anak-anak dan remaja di Indonesia, termasuk penggunaan media sosial di bawah umur.<\/p>\n<p>Hal ini dikaitkan dengan peningkatan gangguan kesehatan mental.<\/p>\n<p>\u201cJadi <em>screen time<\/em>-nya 7,5 jam lebih, artinya green time-nya makin kecil. Memang ada banyak faktor, tapi remaja yang mengalami gangguan kesehatan mental tinggi dan terus meningkat,\u201d ujarnya.<\/p>\n<h2>Penggunaan AI Masih Dimungkinkan dalam Kerangka Edukatif<\/h2>\n<p>Meski melarang AI instan seperti ChatGPT, pemerintah tetap membuka ruang bagi pemanfaatan kecerdasan buatan yang dirancang khusus untuk kepentingan pendidikan.<\/p>\n<p>Teknologi tersebut harus mendukung kegiatan belajar mengajar dan bersifat edukatif.<\/p>\n<p>\u201cKita butuh memanfaatkan teknologi itu untuk pendukung pendidikan, misalnya simulasi robotik untuk pendidikan dasar bisa menggunakan AI, tapi dirancang buat kebutuhan pendidikan,\u201d kata Pratikno.<\/p>\n<p>Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu\u2019ti, juga menegaskan bahwa teknologi seperti coding dan AI dapat digunakan di sekolah untuk mendukung penguasaan keterampilan serta mendukung proses pembelajaran.<\/p>\n<p>\u201cPenggunaan coding dan AI di sekolah itu adalah untuk pertama memberikan skill-nya, kemampuan bagaimana menggunakan coding dan AI. Yang kedua adalah kepentingannya untuk menunjang kegiatan pembelajaran,\u201d jelas Mu\u2019ti.<\/p>\n<p>Kementerian telah menyiapkan pelatihan bagi guru serta materi ajar untuk memastikan penggunaan AI yang aman dan terarah.<\/p>\n<p>\u201cKami sudah melakukan pelatihan untuk guru-guru yang mengajar coding dan AI dan kemudian juga memberikan dukungan materi\u2026 sehingga karena ada materi dari kami maka bisa kami berikan jaminan bahwa apa yang diajarkan adalah penggunaan coding dan AI yang aman dan mendukung kegiatan pembelajaran,\u201d tambah Mu\u2019ti.<\/p>\n<h2>Aspek yang Diatur dalam SKB<\/h2>\n<p>SKB Tujuh Menteri ini mengatur sejumlah aspek penting dalam pemanfaatan teknologi digital dan AI di lingkungan pendidikan, antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Usia pengguna<\/li>\n<li>Kesiapan anak<\/li>\n<li>Durasi penggunaan<\/li>\n<li>Jenis teknologi yang diperbolehkan<\/li>\n<\/ul>\n<p>Pratikno kembali menekankan bahwa seluruh teknologi yang digunakan dalam proses pendidikan harus memiliki nilai edukatif.<\/p>\n<p>\u201cSimulasi-simulasi robotik untuk pendidikan dasar bisa saja menggunakan AI, tetapi itu memang dirancang untuk kebutuhan pendidikan,\u201d tegasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemerintah melarang penggunaan AI instan seperti ChatGPT dalam pembelajaran siswa SD hingga SMA melalui SKB tujuh kementerian.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5955,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[153],"tags":[471,472,473,122],"class_list":["post-5926","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","tag-chatgpt","tag-kecerdasan-buatan","tag-sd","tag-sma"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5926","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5926"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5926\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5959,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5926\/revisions\/5959"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5955"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5926"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5926"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5926"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}