{"id":5858,"date":"2026-03-12T14:52:32","date_gmt":"2026-03-12T14:52:32","guid":{"rendered":"https:\/\/cahaya.co\/?p=5858"},"modified":"2026-03-13T00:58:54","modified_gmt":"2026-03-13T00:58:54","slug":"leverkusen-vs-arsenal-1-1-penalti-kai-havertz-selamatkan-the-gunners-dari-kekalahan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/2026\/03\/12\/leverkusen-vs-arsenal-1-1-penalti-kai-havertz-selamatkan-the-gunners-dari-kekalahan\/","title":{"rendered":"Leverkusen vs Arsenal 1-1: Penalti Kai Havertz Selamatkan The Gunners dari Kekalahan"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/arsenal\/\">Arsenal<\/a> berhasil menghindari kekalahan saat bertandang ke markas <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/bayer-leverkusen\/\">Bayer Leverkusen<\/a> dalam laga leg pertama babak 16 besar <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/liga-champions\/\">Liga Champions<\/a> 2025\/2026 yang berlangsung di BayArena, Kamis (12\/3) dini hari WIB.<\/p>\n<p>Pertandingan berakhir imbang 1-1 setelah Kai Havertz mencetak gol melalui penalti pada menit akhir pertandingan.<\/p>\n<p>Bayer Leverkusen sempat unggul lebih dulu lewat sundulan Robert Andrich di awal babak kedua.<\/p>\n<p>Arsenal baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-89 lewat titik putih setelah Noni Madueke dijatuhkan di kotak penalti oleh Malik Tillman, dan Kai Havertz sukses mengeksekusinya ke pojok kanan gawang.<\/p>\n<p>Dengan hasil imbang ini, peluang kedua tim untuk lolos ke babak perempat final Liga Champions masih terbuka.<\/p>\n<p>Leg kedua akan digelar di Stadion Emirates, London, pada Rabu (18\/3) pukul 03.00 WIB.<\/p>\n<h2>Babak Pertama<\/h2>\n<p>Pertandingan antara Arsenal dan Bayer Leverkusen dimulai dengan tempo cepat.<\/p>\n<p>Pada menit ke-7, Christian Kofane mencoba peruntungan lewat sepakan yang masih bisa diamankan oleh kiper Arsenal, David Raya.<\/p>\n<p>Tim tuan rumah juga mengandalkan serangan dari Ibrahim Maza, meski beberapa percobaannya belum tepat sasaran.<\/p>\n<p>Arsenal balik menekan dan nyaris unggul di menit ke-19 saat Gabriel Martinelli menerima umpan dari Viktor Gyokeres, namun tembakannya membentur mistar gawang.<\/p>\n<p>Lima menit kemudian, Piero Hincapie mencoba membobol gawang Leverkusen, tetapi tendangannya masih bisa ditepis oleh kiper Janis Blaswich.<\/p>\n<p>Meski menguasai penguasaan bola, Arsenal kesulitan menembus lini pertahanan rapat yang diperagakan oleh Bayer Leverkusen. Hingga turun minum, skor masih imbang 0-0.<\/p>\n<h2>Babak Kedua<\/h2>\n<p>Memasuki babak kedua, Bayer Leverkusen tampil lebih agresif. Pada awal babak, sundulan Martin Terrier memaksa David Raya melakukan penyelamatan gemilang.<\/p>\n<p>Serangan ini menghasilkan sepak pojok, yang kemudian dimanfaatkan oleh Robert Andrich untuk mencetak gol melalui sundulan pada menit ke-46. Skor berubah menjadi 1-0 untuk Leverkusen.<\/p>\n<p>Arsenal merespons cepat melalui sundulan Gabriel Martinelli, namun arah bola masih belum menemui sasaran.<\/p>\n<p>Tim asal London tersebut terus menggempur pertahanan Leverkusen yang mulai tampil lebih defensif.<\/p>\n<p>Drama terjadi menjelang laga berakhir. Pada menit ke-89, Noni Madueke melakukan penetrasi dari sisi kanan dan dilanggar oleh Malik Tillman di dalam kotak penalti.<\/p>\n<p>Wasit langsung menunjuk titik putih tanpa ragu, meski sempat terjadi protes dari kubu tuan rumah.<\/p>\n<p>Kai Havertz maju sebagai algojo dan berhasil menuntaskan eksekusi ke pojok kanan gawang, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.<\/p>\n<h2>Susunan Pemain<\/h2>\n<p><strong>Bayer Leverkusen:<\/strong><br \/>\nJanis Blaswich; Robert Andrich, Jarell Quansah, Edmond Tapsoba; Ernest Poku, Exequiel Palacios, Aleix Garcia, Alejandro Grimaldo; Ibrahim Maza, Martin Terrier; Christian Kofane.<\/p>\n<p><strong>Arsenal:<\/strong><br \/>\nDavid Raya; Jurrien Timber, William Saliba, Gabriel, Piero Hincapie; Martin Zubimendi, Declan Rice; Bukayo Saka, Eberechi Eze, Gabriel Martinelli; Viktor Gyokeres.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Arsenal FC menahan imbang Bayer Leverkusen 1-1 pada leg pertama 16 besar Liga Champions UEFA di BayArena lewat penalti Kai Havertz di menit akhir.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5876,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[179,16],"tags":[175,434,97],"class_list":["post-5858","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-liga-champions","category-sepakbola","tag-arsenal","tag-bayer-leverkusen","tag-liga-champions"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5858","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5858"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5858\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5878,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5858\/revisions\/5878"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5876"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5858"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5858"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5858"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}