{"id":5469,"date":"2026-03-05T17:58:33","date_gmt":"2026-03-05T17:58:33","guid":{"rendered":"https:\/\/cahaya.co\/?p=5469"},"modified":"2026-03-05T17:58:36","modified_gmt":"2026-03-05T17:58:36","slug":"waspada-polisi-ungkap-jam-paling-rawan-kecelakaan-saat-mudik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/2026\/03\/05\/waspada-polisi-ungkap-jam-paling-rawan-kecelakaan-saat-mudik\/","title":{"rendered":"Waspada! Polisi Ungkap Jam Paling Rawan Kecelakaan saat Mudik"},"content":{"rendered":"<p>Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap jam paling rawan terjadinya <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/kecelakaan\/\">kecelakaan<\/a> <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/lalu-lintas\/\">lalu lintas<\/a> selama masa arus <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/mudik\/\">mudik<\/a> <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/idulfitri\/\">Idulfitri<\/a> 2026.<\/p>\n<p>Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2026 yang berlangsung di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jakarta Selatan, pada Senin (2\/3).<\/p>\n<p>Mengacu pada hasil analisis dan evaluasi Operasi Ketupat 2025, waktu paling rawan terjadi kecelakaan lalu lintas adalah pukul 09.00 hingga 12.00, dengan jumlah kecelakaan tertinggi tercatat sebanyak 532 kasus.<\/p>\n<p>Selain itu, periode pukul 21.00 hingga 00.00 juga dinilai sebagai waktu dengan risiko tinggi kecelakaan lalu lintas selama arus mudik <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/lebaran\/\">Lebaran<\/a>.<\/p>\n<p>\u201cNamun kalau kita lihat masih ada jam-jam rawan yang harus kita antisipasi agar jumlah laka ini bisa berkurang. Jam tertinggi ada di jam 09.00\u201312.00, ada 532 kecelakaan,\u201d jelas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers.<\/p>\n<h2>Faktor Penyebab<\/h2>\n<p>Meski terdapat penurunan angka kecelakaan lalu lintas pada Operasi Ketupat 2025, Kapolri menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap waktu-waktu rawan saat mudik.<\/p>\n<p>Data menunjukkan penurunan kecelakaan sebesar 31,43 persen, dengan korban meninggal turun 53,24 persen, luka berat menurun 7,19 persen, dan luka ringan menurun 27,85 persen.<\/p>\n<p>Faktor utama penyebab kecelakaan selama arus mudik tahun lalu adalah:<\/p>\n<ul>\n<li>Gagal menjaga jarak aman sebanyak 1.156 kasus<\/li>\n<li>Kelalaian terhadap lalu lintas dari arah depan<\/li>\n<li>Mengantuk saat berkendara<\/li>\n<li>Pemaksaan berkendara dalam kondisi lelah<\/li>\n<\/ul>\n<p>Kapolri juga menambahkan bahwa peningkatan rata-rata kecepatan di Tol Trans Jawa turut menjadi faktor kecelakaan lalu lintas.<\/p>\n<p>\u201cJadi, ini mungkin juga disebabkan oleh faktor kecepatan yang bertambah. Namun di satu sisi juga kadang kala ada masyarakat yang sudah lelah, mengantuk, namun memaksakan sehingga terjadi kejadian laka,\u201d kata Kapolri.<\/p>\n<p>Kecepatan rata-rata di Tol Trans Jawa tercatat meningkat dari 76 km\/jam pada 2024 menjadi 85 km\/jam pada 2025 atau naik 12,44 persen.<\/p>\n<h2>Rekayasa Lalu Lintas<\/h2>\n<p>Dalam menghadapi arus mudik Lebaran 2026, <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/polisi\/\">polisi<\/a> menerapkan sejumlah strategi rekayasa lalu lintas guna mengurangi kemacetan dan potensi kecelakaan.<\/p>\n<p>Langkah-langkah tersebut meliputi:<\/p>\n<ul>\n<li>Penerapan sistem one way nasional dan lokal<\/li>\n<li>Contraflow di jalur tertentu<\/li>\n<li>Pengaturan rest area untuk menghindari penumpukan<\/li>\n<li>Pembatasan kendaraan sumbu tiga<\/li>\n<li>Delaying system di wilayah penyeberangan<\/li>\n<li>Pengalihan arus lalu lintas<\/li>\n<li>Peniadaan tilang<\/li>\n<li>Imbauan kepada masyarakat<\/li>\n<\/ul>\n<p>Langkah ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat 2026 yang dijadwalkan berlangsung selama dua pekan, yaitu mulai Jumat (13\/3) hingga Rabu (25\/3).<\/p>\n<h2>Kesiapan Personel<\/h2>\n<p>Untuk mendukung kelancaran Operasi Ketupat 2026, polisi menurunkan 161.243 personel gabungan yang terdiri dari:<\/p>\n<ul>\n<li>89.229 personel polisi<\/li>\n<li>72.015 personel gabungan dari TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan organisasi masyarakat<\/li>\n<\/ul>\n<p>Di seluruh wilayah Indonesia juga didirikan total 2.746 posko, yang terdiri dari:<\/p>\n<ul>\n<li>1.624 Pos Pengamanan (Pos Pam)<\/li>\n<li>779 Pos Pelayanan (Pos Yan)<\/li>\n<li>343 Posko Terpadu<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026<\/h2>\n<p>Puncak arus mudik Lebaran 2026 diprediksi terbagi dalam dua gelombang.<\/p>\n<p>Gelombang pertama akan berlangsung pada 14 dan 15 Maret 2026, sementara gelombang kedua diperkirakan terjadi pada 18 dan 19 Maret 2026.<\/p>\n<p>Prediksi ini merujuk pada data realisasi tahun 2025 dan kebijakan pemerintah yang menetapkan sistem Work From Anywhere (WFA) pada 16\u201317 Maret 2026.<\/p>\n<p>Informasi ini menjadi bagian dari langkah antisipasi polisi bersama pemangku kepentingan terkait dalam menjaga kelancaran lalu lintas dan keselamatan masyarakat selama mudik Idulfitri.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Listyo Sigit Prabowo mengungkap jam paling rawan kecelakaan saat arus mudik Idulfitri 2026, yakni pukul 09.00\u201312.00 dan 21.00\u201300.00.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5501,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[153],"tags":[213,315,113,147,146,141],"class_list":["post-5469","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","tag-idulfitri","tag-kecelakaan","tag-lalu-lintas","tag-lebaran","tag-mudik","tag-polisi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5469","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5469"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5469\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5503,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5469\/revisions\/5503"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5501"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5469"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5469"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5469"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}