{"id":5392,"date":"2026-03-04T18:18:06","date_gmt":"2026-03-04T18:18:06","guid":{"rendered":"https:\/\/cahaya.co\/?p=5392"},"modified":"2026-03-06T13:09:17","modified_gmt":"2026-03-06T13:09:17","slug":"barcelona-vs-atletico-madrid-3-0-kemenangan-tak-mampu-selamatkan-blaugrana-dari-kekalahan-agregat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/2026\/03\/04\/barcelona-vs-atletico-madrid-3-0-kemenangan-tak-mampu-selamatkan-blaugrana-dari-kekalahan-agregat\/","title":{"rendered":"Barcelona vs Atletico Madrid 3-0: Kemenangan Tak Mampu Selamatkan Blaugrana dari Kekalahan Agregat"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/barcelona\/\">Barcelona<\/a> berhasil mengalahkan <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/atletico-madrid\/\">Atletico Madrid<\/a> dengan skor 3-0 pada leg kedua semifinal <a href=\"https:\/\/cahaya.co\/tag\/copa-del-rey\/\">Copa del Rey<\/a> yang digelar di Camp Nou, Rabu (4\/3) dini hari WIB.<\/p>\n<p>Namun, kemenangan tersebut tidak cukup membawa tim asuhan Hansi Flick ke babak final karena kalah agregat 3-4.<\/p>\n<p>Kekalahan 0-4 yang diderita Barcelona pada leg pertama di Metropolitano 13 Februari lalu menjadi penentu tersingkirnya mereka dari kompetisi.<\/p>\n<p>Gol pembuka dicetak oleh Marc Bernal pada menit ke-29 setelah menerima umpan tarik dari Lamine Yamal.<\/p>\n<p>Keunggulan Barcelona bertambah di akhir babak pertama setelah wasit memberikan penalti akibat pelanggaran Marc Pubill terhadap Pedri di kotak terlarang.<\/p>\n<p>Raphinha sukses mengeksekusi penalti tersebut di menit ke-45+5. Gol ketiga kembali dicetak Bernal di menit ke-72, kali ini melalui penyelesaian jarak dekat setelah menerima umpan silang Joao Cancelo.<\/p>\n<p>Meski tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 71 persen dan mencatatkan total 21 tembakan, Barcelona gagal menambah satu gol lagi yang mereka butuhkan untuk menyamakan agregat.<\/p>\n<p>Atletico Madrid tetap melaju ke final Copa del Rey berkat kemenangan agregat 4-3 atas Barcelona.<\/p>\n<h2>Dominasi Barcelona Tak Berbuah Final<\/h2>\n<p>Barcelona langsung menekan sejak awal pertandingan. Peluang pertama datang dari Fermin Lopez di menit ke-2, namun tembakannya masih membentur mistar gawang setelah sempat ditepis oleh kiper Atletico, Juan Musso.<\/p>\n<p>Ferran Torres dan Raphinha juga menciptakan peluang, diikuti dengan sepakan melengkung Lamine Yamal yang kembali memaksa Musso melakukan penyelamatan penting.<\/p>\n<p>Atletico Madrid sempat mengancam pada menit ke-27 melalui tendangan Antoine Griezmann, namun upaya tersebut masih dapat diamankan oleh Joan Garcia.<\/p>\n<p>Dua menit berselang, Barcelona memecah kebuntuan melalui <em>tap-in<\/em> Marc Bernal yang memanfaatkan umpan silang dari Yamal.<\/p>\n<p>Menjelang turun minum, Barcelona memperoleh penalti setelah Pedri dijatuhkan oleh Marc Pubill di kotak penalti.<\/p>\n<p>Raphinha yang bertugas sebagai eksekutor berhasil mengecoh Juan Musso dan membawa Barcelona unggul 2-0 hingga akhir babak pertama.<\/p>\n<h2>Babak Kedua<\/h2>\n<p>Memasuki paruh kedua, Barcelona tetap menjaga tekanan. Julian Alvarez sempat mengancam lewat serangan balik, tetapi kiper Joan Garcia mampu mengantisipasi.<\/p>\n<p>Juan Musso kembali melakukan penyelamatan penting pada menit ke-55 dengan menggagalkan peluang Joao Cancelo dan sepakan lanjutan dari Raphinha.<\/p>\n<p>Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, melakukan beberapa pergantian pemain untuk menjaga keseimbangan tim dengan memasukkan Alexander Sorloth, Rodrigo de Paul, dan pemain lainnya.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Hansi Flick menurunkan Marcus Rashford dan Dani Olmo untuk menambah daya gedor Barcelona.<\/p>\n<p>Gol ketiga untuk Barcelona datang di menit ke-72. Skemanya mirip seperti gol pertama, di mana Joao Cancelo mengirimkan umpan silang yang disambut Bernal di tiang jauh.<\/p>\n<p>Skor berubah menjadi 3-0, namun usaha mencetak gol keempat tidak membuahkan hasil.<\/p>\n<p>Peluang dari Bernal di menit ke-81 dan sepakan Lamine Yamal menjelang akhir laga masih melenceng dari sasaran.<\/p>\n<h2>Statistik Pertandingan<\/h2>\n<p>Statistik menunjukkan dominasi penuh dari Barcelona sepanjang pertandingan:<\/p>\n<ul>\n<li>Tembakan: 21 \u2013 7<\/li>\n<li>Tembakan tepat sasaran: 9 \u2013 2<\/li>\n<li>Penguasaan bola: 71% \u2013 29%<\/li>\n<li>Operan: 616 \u2013 212<\/li>\n<li>Akurasi operan: 90% \u2013 74%<\/li>\n<li>Pelanggaran: 9 \u2013 7<\/li>\n<li>Offside: 3 \u2013 4<\/li>\n<li>Kartu kuning: 3 \u2013 1<\/li>\n<li>Kartu merah: 0 \u2013 0<\/li>\n<li>Tendangan sudut: 15 \u2013 0<\/li>\n<\/ul>\n<p>Walau berhasil mencetak tiga gol, Barcelona tetap gagal lolos ke final Copa del Rey musim ini karena kalah agregat dari Atletico Madrid.<\/p>\n<h2>Susunan Pemain<\/h2>\n<p><strong>Barcelona (4-2-3-1):<\/strong><br \/>\nJoan Garcia; Joao Cancelo, Gerard Martin, Pau Cubarsi, Jules Kounde (Balde 13\u2032, Araujo 71\u2032); Pedri, Marc Bernal; Raphinha, Fermin Lopez (Rashford 64\u2032), Lamine Yamal; Ferran Torres (Olmo 64\u2032).<\/p>\n<p><strong>Atletico Madrid (4-4-2):<\/strong><br \/>\nJuan Musso; Matteo Ruggeri, David Hancko, Marc Pubill, Marcos Llorente; Ademola Lookman (Molina 58\u2032), Koke (Sorloth 58\u2032), Johnny Cardoso, Giuliano Simeone (Gimenez 76\u2032); Julian Alvarez (Baena 69\u2032), Antoine Griezmann.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>FC Barcelona menang 3-0 atas Atletico Madrid, tapi tersingkir dari Copa del Rey usai kalah agregat 3-4.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5416,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[172,16],"tags":[249,248,250,251],"class_list":["post-5392","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-la-liga","category-sepakbola","tag-atletico-madrid","tag-barcelona","tag-copa-del-rey","tag-liga-spanyol"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5392","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5392"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5392\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5418,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5392\/revisions\/5418"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5416"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5392"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5392"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5392"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}