{"id":10144,"date":"2026-05-22T17:17:36","date_gmt":"2026-05-22T10:17:36","guid":{"rendered":"https:\/\/cahaya.co\/?p=10144"},"modified":"2026-05-22T17:17:39","modified_gmt":"2026-05-22T10:17:39","slug":"status-whatsapp-kini-hadirkan-fitur-close-friend","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/2026\/05\/22\/status-whatsapp-kini-hadirkan-fitur-close-friend\/","title":{"rendered":"Status WhatsApp Kini Hadirkan Fitur Close Friend"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">WhatsApp mulai meluncurkan fitur Close Friend pada layanan Status yang memungkinkan pengguna membagikan unggahan hanya kepada kontak tertentu. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Fitur ini pertama kali dirilis kepada sebagian penguji beta pada 18 Mei 2026 melalui WhatsApp beta Android versi 2.26.19.11 dan iOS versi 26.19.10.72. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan pembaruan tersebut, WhatsApp menghadirkan opsi baru dalam pengaturan privasi status agar pengguna dapat mengontrol siapa saja yang dapat melihat unggahan mereka tanpa harus mengatur ulang pengaturan setiap kali membagikan konten.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dikutip melalui laman WABetaInfo pada Kamis (21\/5), WhatsApp mengintegrasikan fitur Close Friend langsung ke dalam menu privasi Status sebelum unggahan dibagikan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Integrasi ini membuat pengguna dapat memilih daftar audiens secara spesifik sejak awal proses publikasi status. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kehadiran fitur tersebut juga menjadikan layanan status pada aplikasi media sosial itu semakin mirip dengan Instagram Stories yang lebih dahulu memiliki fitur serupa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Fitur Close Friend memungkinkan pengguna membuat daftar kontak khusus sehingga status hanya dapat dilihat oleh orang-orang tertentu sesuai daftar yang telah ditentukan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan sistem ini, pengguna tidak perlu lagi mengganti pengaturan privasi secara manual setiap kali mengunggah status baru. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daftar yang telah dibuat dapat digunakan kembali dan disesuaikan sewaktu-waktu, sehingga pengelolaan audiens menjadi lebih praktis.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Mengaktifkan Fitur Close Friend WhatsApp<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Fitur Close Friend di WhatsApp tersedia melalui halaman privasi Status. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengguna yang telah memperoleh pembaruan versi beta dapat membuat daftar audiens baru dengan menekan ikon tambah (+) pada menu privasi sebelum mengunggah status. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah menekan ikon tersebut, pengguna diminta menentukan nama daftar sesuai kebutuhan, seperti \u201cteman dekat\u201d, \u201ckeluarga\u201d, \u201ckerja\u201d, atau kategori lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain penamaan daftar, WhatsApp juga menyediakan opsi penambahan emoji agar daftar lebih mudah dikenali. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah itu, pengguna dapat memilih kontak yang akan dimasukkan ke dalam daftar Close Friend tersebut. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kontak yang dipilih akan menjadi audiens khusus untuk status yang dibagikan menggunakan daftar tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daftar yang sudah dibuat bisa langsung digunakan saat membagikan status. Pengguna juga dapat mengubah daftar kapan saja dengan menambah atau menghapus anggota sesuai kebutuhan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perubahan ini memberikan fleksibilitas dalam mengatur siapa saja yang berhak melihat konten tertentu di media sosial tersebut tanpa mengganggu daftar lain yang sudah ada.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Status Ditandai Cincin Ungu<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Status yang dibagikan melalui daftar Close Friend akan memiliki penanda khusus berupa cincin berwarna ungu di sekeliling thumbnail status. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penanda visual ini membedakan status Close Friend dengan status biasa yang dibagikan kepada seluruh kontak atau daftar lainnya. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tampilan tersebut disebut mirip dengan lingkaran hijau pada fitur Close Friend di Instagram Stories.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">WhatsApp juga tidak akan memberi notifikasi kepada pengguna ketika mereka ditambahkan atau dihapus dari daftar Close Friend. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan demikian, perubahan daftar dilakukan secara privat tanpa pemberitahuan kepada kontak yang bersangkutan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski pengguna dapat mengubah anggota daftar kapan saja, perubahan tersebut tidak berlaku surut terhadap status yang sudah diunggah sebelumnya. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Artinya, status yang telah dibagikan tetap dapat dilihat oleh audiens yang sebelumnya dipilih saat unggahan dibuat. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kebijakan ini memastikan bahwa setiap unggahan tetap mengikuti pengaturan audiens pada saat status tersebut dipublikasikan di WhatsApp sebagai bagian dari pengembangan fitur privasi di platform media sosial tersebut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>WhatsApp mulai meluncurkan fitur Close Friend pada Status yang memungkinkan pengguna membagikan unggahan hanya ke kontak tertentu.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10148,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[153],"tags":[327,480],"class_list":["post-10144","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","tag-media-sosial","tag-whatsapp"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10144","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10144"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10144\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10156,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10144\/revisions\/10156"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10148"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10144"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10144"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cahaya.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10144"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}