Hari Ini Tempat Karaoke di DKI Jakarta Mulai Buka Lagi, Kapasitas Pengunjung 25 Persen

Mulai hari ini Jumat (5/10), Tempat karaoke di Jakarta kembali dibuka dengan maksimal pengunjung 25 persen

Hari Ini Tempat Karaoke di DKI Jakarta Mulai Buka Lagi, Kapasitas Pengunjung 25 Persen
Ilustrasi dibukanya tempat Karaoke di Jakarta. Gambar : Nikola Duza/Unsplash

Cahaya.co - Usai masuk dalam status level 1 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai mengizinkan 62 usaha karaoke untuk melakukan uji coba pembukaan.

Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Dinas Parekraf DKI Jakarta Iffan menyampaikan bahwa 62 karaoke yang diizinkan untuk melakukan uji coba pembukaan, sebelumnya telah lolos verifikasi yang dilakukan oleh tim gabungan.

"Hari ini boleh buka mereka. 62 ini yang kemarin kita uji kelayakannya, mereka sudah siap atau belum," ucap Iffan, Jumat (5/11).

Sejalan dengan itu, menurut Surat Edaran Nomor 291/SE/2021 tentang Panduan Penggunaan Aplikasi Peduli Lindungi dan Penerapan Protokol Kesehatan dalam Rangka Uji Coba Pembukaan Usaha Karaoke Keluarga pada Masa PPKM Level 1, dijelaskan sejumlah aturan yang harus diterapkan selama proses pembukaan.

Yang pertama, para pelaku/pengelola usaha karaoke keluarga harus mendaftarkan QR Code aplikasi Peduli Lindungi melalui Asosiasi Pengusaha Rumah Bernyanyi Keluarga Indonesia (APERKI).

Lalu, pemilik/pengelola usaha karaoke keluarga harus membatasi pengunjung dengan kapasitas 25 persen pengunjung dan penggunaan ruang bernyanyi dibatasi 50 persen dari jumlah ruangan yang tersedia.

Selain itu, para karyawan dan pengunjung yang memasuki tempat usaha karaoke keluarga diwajibkan sudah vaksin Covid-19, dan memiliki sertifikat vaksin yang tertera dalam akun Peduli Lindungi. Para karyawan dan pengunjung juga dipastikan dalam kondisi sehat dan mematuhi protokol kesehatan.

Selain peraturan tersebut, pengunjung juga diwajibkan melakukan reservasi secara online terlebih dahulu dan durasi bernyanyi pengunjung dibatasi maksimal 3 jam. Walaupun durasi bernyanyi masih dibatasi, pengunjung tetap dibolehkan memesan makanan dan minuman di dalam karaoke.

"Bagi pengelola usaha karaoke yang belum mengajukan pembukaan kembali, dapat mengajukan permohonan kepada Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam Surat Edaran Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 64/SE/2021," dikutip dari SE tersebut.