Gedung Cyber 1 Jaksel Terbakar, Data Pemprov DKI Aman?

Gedung Cyber 1 di Mampang Prapatan mengalami kebakaran pada Kamis siang (2/11), Pemerintah was-was karena data pemprov ada disana. Lalu bagaimana nasibnya ?

Gedung Cyber 1 Jaksel Terbakar, Data Pemprov DKI Aman?
Evakuasi korban kebakaran di gedung Cyber, Kuningan, Kamis (2/12). Gambar : Jonathan Devin/kumparan

Cahaya.co - Gedung Cyber 1 di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan terbakar pada Kamis siang, 2 Desember 2021. Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkap ada berbagai data pemerintah dalam gedung itu.

“Gedung ini sangat penting karena ada server penting dan data-data penting, ada data pemerintah juga data swasta” kata Ahmad di lokasi Kamis, 2 Desember 2021. “Masih sangat bersyukur karena kondisi api dalam keadaan aman, kemudian yang terkena dampak hanya 2 lantai saja. Hanya asap yang mengepul saja sehingga tampak besar,” sambung Ahmad.

Ahmad mengatakan data pemerintah tidak terletak di lantai 2 gedung Cyber 1 yang terbakar tersebut, dan lantai 1 terdapat data dari swasta. “Alhamdulillahnya di bagian lantai yang terbakar tersebut tidak dijadikan sebagai lokasi penyimpanan data pemerintah. Data pemprov DKI Jakarta memang disimpan di gedung tersebut, sampai saat ini tidak ada satu pun data yang terbakar. Selain data pemerintah juga ada data yang berasal dari pihak swasta, namun sudah berhasil ditangani dan dicover” ujar Ahmad.

Ahmad melanjutkan, gedung Cyber 1 lantai 1 tetap beroperasi, hanya lantai 2 saja yang tidak beroperasi, mulai besok tetap jalan, kecuali lantai 2 yang memang telah terjadi insiden kebakaran.

Arus pendek listrik menjadi faktor utama dugaan sementara mengapa kebakaran tersebut bisa terjadi di Gedung Cyber 1 Jakarta Selatan.

“Ini karena arus pendek, di server lantai 2 gedung Cyber 1, api tidak merambat ke lantai lain, hanya lantai 2 ruang server. Tadi sudah diatasi 22 mobil pemadam kebakaran dan 140 personil pemadam api dikerahkan, sehingga api cepat padam, bisa diatasi dengan baik” ungkap Helbert PL Gaol Kasudin Gulkarmat Jaksel di lokasi kebakaran Kamis, 2 Desember 2021.

“Lantai 2 masalahnya memang tidak ada jendela, hampir tertutup semuanya sehingga asap tidak bisa keluar cepat, sehingga asapnya luar biasa mengumpul dan orang di dalamnya tidak bisa keluar, mereka tidak kuat, merasa sesak nafas” Ahmad kembali mengungkap.

“Gedung lainnya akan kita evaluasi untuk mencegah peristiwa yang sama, harus ada upaya preventif apakah nanti gedungnya yang penuh penutup kaca disediakan pemecah kaca jika ada kejadian darurat atau semacamnya, intinya data pemerintah DKI Jakarta aman dan kami akan mencegah agar kejadian yang sama tidak terulang lagi” tutup Ahmad.

Jangan sampai kejadian yang sama terulang kembali sehingga bisa beresiko pada keamanan data pemprov DKI Jakarta.