Ex Gubernur Sumsel Alex Noerdin Jadi Tersangka, Kini Ditahan Kejagung

Mantan Gubernur Sulses yakni Alex Noerdin jadi tersangka, penangkapan tersebut atas dugaan tindakan pidana korupsi yang terjadi di Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi Sumatera Selatan (PDPDE Sumsel).

Ex Gubernur Sumsel Alex Noerdin Jadi Tersangka, Kini Ditahan Kejagung
Mantan Gubernur Sumatra Selatan Alex Noerdin ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung dalam kasus dugaan korupsi PDPDE Provinsi Sumatra Selatan. - Bisnis/Sholahuddin Al Ayyubi

Cahaya.co - Penyidik yang melakukan pemeriksaan sejak Kamis (16/9) Pukul 09.00 WIB menetapkan status tersangka pada mantan gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin dan mantan Komisaris Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi Sumatera Selatan (PDPDE Sumsel) Muddai Madang.

Penetapan tersangka ini terkait dengan dugaan tindakan pidana korupsi yang terjadi di Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi Sumatera Selatan (PDPDE Sumsel).

Sebelumnya kejaksaan agung telah menetapkan 2 tersangka. Yakni CISS selaku Direktur Utama PDPDE Sumsel sejak 2008 yang merangkap sebagai Dirut PT PDPE Gas sejak 2010 dan AYH selaku direktur PT PT DKLN sejak 2009 yang merangkap sebagai Direktur PT PDPDE Gas sejak 2009 dan Direktur Utama PDPDE Sumsel sejak 2014.

Awal dari perkara korupsi ini ialah perjanjian yang dibuat oleh KKS Pertamina Hulu Energi (PHE)  Talisman dan Pacific Oil dengan Pemprov Sumsel mengenai jual beli gas bagian negara. Hak jual ini merupakan participating interest PHE 50 persen, Talisman 25 persen, dan Pacific Oil 25 persen yang diberikan dalam rangka untuk meningkatkan pendapatan asli daerah Pemprov Sumsel. 

Namun, pada kenyataannya bukan Pemerintah provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan yang menikmati hasilnya. tapi PDPDE Gas yang merupakan rekanan yang diduga telah menerima keuntungan fantastis selama periode 2011-2019.

Tercatat kerugian yang dialami negara terkait kasus ini sebanyak 30.194.457.79 Dolar Amerika Serikat dan ditambah 63.750 Dolar AS serta Rp 2,13 miliar yang merupakan setoran modal yang seharusnya tidak dikeluarkan oleh PDPDE Sumsel

Setelah ditingkatkan status menjadi tersangka keduanya langsung ditahan oleh kejagung di 2 tempat berbeda.

Supardi Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus menjelaskan kedua tersangka itu ditahan di rumah tahanan (Rutan) yang terpisah agar keduanya tidak saling mempengaruhi dan mempersulit proses penyidik kejagung dalam mengungkap perkara dugaan tindak korupsi PDPDE Sumsel

“Keduanya ditahan selama 20 hari ke depan terhitung mulai hari ini Kamis 16 September 2021," katanya.