Daftar 12 Duta Besar Republik Indonesia Yang Baru Dilantik oleh Presiden Jokowi

Jokowi baru saja melantik 12 Duta Besar Republik Indonesia, Berikut informasi lengkap daftar 12 duta besar yang baru dilantik Presiden Jokowi

Daftar 12 Duta Besar Republik Indonesia Yang Baru Dilantik oleh Presiden Jokowi
Suasana pelantikan duta besar di Istana Negara. Gambar : ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Cahaya.co - Presiden RI Joko Widodo yang resmi melantik 12 Duta Besar Indonesia untuk negara sahabat di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/11) kemarin. Presiden Jokowi melantik p12 Duta Besar berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia tentang Pengangkatan Duta besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia.

Belasan dubes RI yang baru dilantik tersebut berasal dari berbagai kalangan mulai dari diplomat karir, mantan menteri, tokoh Nahdlatul Ulama (NU), hingga eks bos perusahaan. Dilansir dari CNN Indonesia, berikut 12 profil Duta Besar RI yang baru dilantik:

  1. Muhammad Prakosa, Dubes untuk Italia

Muhammad Prakosa yang merupakan lulusan Universitas Tennessee dan Universitas California, Berkeley Amerika Serikat ini pernah menjadi Menteri Pertanian periode 1999-2000 di Kabinet Persatuan Nasional yang dipimpin oleh Presiden Abdurrahman Wahid (Gus dur). Dia juga sempat mengemban amanah sebagai Menteri Kehutanan pada era Megawati Soekarnoputri di Kabinet Gotong Royong. Muhammad Prakosa juga pernah menjadi anggota DPR RI.

  1. Rudy Alfonso, Dubes untuk Portugal

Rudy Alfonso merupakan politikus Golkar sekaligus pengacara yang mendirikan Alfonso Law Firm. Menurut dokumen perusahaan tersebut, Rudy pernah bekerja di Biro ‘C’ Lembaga sandi Negara Indonesia. Dia juga pernah menjadi pejabat Fungsional Departemen Luar Negeri RI.

  1. Ghafur Akbar Dharmaputra, Dubes untuk Ukraina

Sebelumnya, Ghafur menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Pembangunan Berkelanjutan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko). Ghafur juga sempat menjadi Konsulat Jenderal RI di New York, Amerika Serikat.

  1. Anita Luhulima, Dubes untuk Polandia

Anita Luhulima sebelumnya mengemban tanggung jawab sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI.

Ia memiliki tugas terkait penyusunan rencana dan program kerja, kepegawaian, keuangan, perlengkapan, rumah tangga dan tata persuratan, data dan dokumentasi, serta urusan kontribusi/iuran keanggotaan dan pencalonan pada organisasi internasional.

  1. Suwartini Wirta, Dubes untuk Kroasia

Sebelumnya, Suwartini Wirta bertanggung jawab menjalankan koordinasi perumusan kebijakan teknis Kementerian Luar Negeri, penyusunan perencanaan kinerja dan anggaran, evaluasi kinerja dan anggaran, kelembagaan, ketatalaksanaan, dan reformasi birokrasi Kementerian Luar Negeri dan Perwakilan Republik Indonesia. Karena amanah yang diberikan kepadanya sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Kemlu RI.

  1. Ina Krisnamurthi, Dubes untuk India

Sebelum dilantik menjadi Duta Besar untuk India, Ina sempat menjadi Direktur Kerjasama Ekonomi ASEAN Kementerian Luar Negeri RI.

  1. Daniel Tumpal Simanjuntak, Dubes untuk Kanada

Daniel sempat menjabat sebagai Direktur Negara Afrika Kemlu RI. Dalam jabatan tersebut ia bertugas untuk merumuskan dan melaksanakan kebijakan di bidang penyelenggaraan hubungan luar negeri dan politik negeri Kemlu RI pada lingkup bilateral di kawasan Afrika.

  1. Damos Dumoli Agusman, Dubes untuk Austria

Damos yang sebelumnya diamanahkan sebagai Direktur Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional Kemlu RI. Dia juga sempat menjadi salah satu dosen tidak tetap di Fakultas Hukum Universitas Indonesia sejak tahun 2014. Damos juga pernah bertugas di KBRI Den Haag (1993-1997), KBRI/PTRI Wina (2000-2004), dan menjadi Konsul Jenderal RI di Frankfurt (2010-2014).

  1. Heru Subolo, Dubes untuk Bangladesh

Sebelum mengemban amanah sebagai Duta Besar RI untuk Bangladesh, Heru Subolo sempat menjadi Konsul Jenderal Republik Indonesia di Sydney, Australia.

  1. Gandi Sulistiyanto, Dubes LBBP untuk Korea Selatan

Gandi yang merupakan lulus Advanced Management Program (AMP) Harvard Business School ini sempat menjabat sebagai Ketua Umum Eka Tjipta Foundation. Gandi juga pernah menjabat sebagai Managing Director Grup Sinar Mas sejak 2011. Dan sempat berkarier di Astra International.

  1. Zuhairi Misrawi, Dubes LBBP untuk Tunisia

Zuhairi menyelesaikan pendidikan sarjananya di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Sepulang pendidikannya Zuhairi langsung aktif di Lembaga Kajian dan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) sebagai Koordinator Kajian dan Penelitian pada 2000-2002. Dia juga sempat menjadi Komisaris Independen PT Yodya Karya (Persero).

  1. Triyogo Jatmiko, Dubes untuk Tanzania

Triyogo sebelumnya pernah mengemban tanggung jawab sebagai Inspektur Wilayah II Kemlu Indonesia. Dalam tanggung jawabnya ia bertugas untuk melaksanakan sebagian tugas Inspektorat Jenderal di bidang pengawasan intern pada Wilayah II yang meliputi Perwakilan RI di wilayah Eropa Barat, Eropa Tengah, dan Timur serta satuan kerja Direktorat Jenderal Amerika dan Eropa, Direktorat Jenderal Multilateral, dan Direktorat Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional.