Ayo Intip Desain Garuda Untuk Istana Negara Di Kalimantan

Sayembara dilakukan untuk mencari desain terbaik Istana Negara yang baru di Kalimantan, Nyoman Nuarta jadi pemenangnya !

Ayo Intip Desain Garuda Untuk  Istana Negara Di Kalimantan
Gambar dilansir dari : kabar24.bisnis.com

Cahaya.co -  Baru-baru ini desain Istana Negara di Ibu Kota Baru, Kalimantan Timur jadi perbincangan netizen. Desain Istana itu kabarnya sudah disetujui oleh Pemerintah Jokowi.

Desain Istana Negara dengan burung garuda membentang itu karyanya Nyoman Nuarta telah ramai jadi perbincangan publik, sehingga seniman Bali ini buka suara bahwa ia mengaku telah menjadi pemenang sayembara desain yang diadakan pemerintah.

Gambar rancangan yang ia buat ada 2 versi menurutnya, ada yang kepala burungnya menunduk dan ada juga yang menoleh ke samping seperti lambang negara Burung Garuda. Pose terbaru di video dalam akun media sosial pematung itu pada 26 Maret 2021 adalah yang menoleh. Kawasan inti Istana Negara itu seluas 4 hektar, berisi bangunan inti saja yang berbentuk Burung Garuda dengan tinggi 9 lantai.

Selain bangunan inti, di dalam kawasan Istana Negara akan terdapat Plaza Nusantara seluas 10 hektar, yang akan meliputi area rekreasi, area duduk outdoor, jogging trek, jalur pejalan kaki, serta jalur buggy. Bahkan dirancang pula amphitheater serta wilayah terbuka dimana rakyat bisa mengaksesnya secara bebas.

Pada bagian-bagian lain dari Istana Negara akan diisi dengan museum dan galeri. Dirancang pula pameran-pameran untuk memperlihatkan karya-karya dari UMKM

Secara teknologis, Istana Negara akan menggunakan teknologi pembuatan patung yang telah dipatenkan. Sosok Garuda dalam Istana Negara akan dibangun dari kerangka baja, serta cangkang dari tembaga dan kuningan. Kedua logam terakhir ini akan mengalami proses oksidasi sehingga perlahan-lahan akan berwarna hijau tosca, sebagaimana pula terdapat dalam patung GWK di Bali.

Gambar dilansir dari : CNBC.Indonesia

Sosok burung Garuda yang menjadi inti dari arsitektur Istana Negara, kata Nyoman, akan mengikuti pola-pola sebagaimana telah ditetapkan oleh para founding fathers Indonesia di masa lalu.

Sayap Garuda akan membentang sejauh 200 meter dengan tinggi mencapai 76 meter. Bulu-bulu pada masing-masing sayap Garuda akan berjumlah 17 helai, 8 helai pada bagian ekor, 19 helai pada pangkal ekor, serta 45 helai bulu pada bagian leher.

Perwujudan itu dilakukan untuk terus menerus membangun kesadaran bahwa Istana berbentuk burung Garuda adalah pencapaian cita-cita bangsa menjadi bangsa yang merdeka dan mandiri, dan kemerdekaan itu dicapai dengan perjuangan dan pengorbanan harta benda dan nyawa.

"Maka, ketika kini kita memandang Istana Negara, akan tumbuh kebanggaan sebagai bangsa yang besar, teguh, dan kuat menghadapi segenap tantangan di depan," kata Nyoman.

Nyoman pun menjelaskan alasannya memilih bentuk Burung Garuda sebagai rancangan bangunan inti Istana Negara. Ia berharap Istana Negara dengan arsitektur inti patung Garuda itu bisa tumbuh menjadi ikon baru, yang tidak hanya menjadi tempat presiden berkantor dan melakukan aktivitasnya sehari-hari, tetapi lahir menjadi magnet baru bagi dunia pariwisata.

Menurut Nyoman, Pulau Kalimantan nyaris senantiasa tenggelam dalam perbincangan industri traveling, jika dibandingkan dengan daerah-daerah lain seperti Bali, Lombok, Yogyakarta, dan bahkan Raja Ampat. Pulau yang memiliki luas 743.330 kilometer persegi ini lebih dikenal sebagai pulau penghasil tambang setelah era kayu hutan berakhir. Tanah dan rimba di pulau ini, senantiasa dikeruk untuk memenuhi hasrat ekonomi manusia.

Pulau ini, sambungnya, tidak pernah dilihat sebagai pulau dengan eksotika kultural, yang sesungguhnya menjadi modal penting dalam pengembaraan industri pariwisata.

Secara konsep dan bentuk, patung Istana Garuda akan menjadi istana Presiden pertama di dunia yang dibangun sebagai sebuah karya seni. Konsep ini akan mengedepankan estetika sebagai pijakan dasar, sebelum kemudian menerapkan dalil-dalil arsitektural untuk mewujudkannya menjadi sebuah building, yang layak, nyaman, mempertimbangkan soal-soal lingkungan, dan pantas sebagai sebuah simbol negara besar.