Aktor Sekaligus Musisi Ardhito Pramono Ditangkap Terkait Narkoba

Aktor, Penulis lagu serta penyanyi Ardhito Pramono ditangkap polisi terkait kasus Narkoba, Ia ditangkap pada Rabu (12/1) dinihari di kediamannya di Duren Sawit, Jakarta Timur

Aktor Sekaligus Musisi Ardhito Pramono Ditangkap Terkait Narkoba
Ardhito Pramono tertangkap polisi atas kasus narkoba. Gambar :instagram.com/ardhitopramono

Cahaya.co - Ardhito Pramono ditangkap polisi karena narkoba. Ia diamankan di kediamannya. Sebelumnya polisi membenarkan penangkapan figur publik dalam kasus narkoba. Kali ini adalah aktor sekaligus penyanyi yang di gadang-gadang berinisial AP.

Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menangkap seorang aktor film sekaligus musisi berinisial AP terkait penyalahgunaan narkoba.

"Ya benar, baru saja pihaknya mengamankan seorang publik figur, aktor film layar lebar, penulis lagu dan penyanyi," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo dilansir dalam laman CNN Indonesia dalam keterangannya, Rabu (12/1).

Belum diketahui secara detail soal kasus yang menjerat publik figur berinisial AP itu. Termasuk, barang bukti apa yang disita saat penangkapan.

"Kami amankan di kediamannya di kawasan Jakarta Timur," ucap Kasatres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Danang Setiyo. 

Danang menuturkan pihaknya masih memeriksa AP secara intensif. Kata Danang, pihaknya akan segera menyampaikan detail kasus ini secepar mungkin.

"Akan kami sampaikan dalam waktu dekat, saat ini tim penyidik sedang mendalaminya terkait penangkapan tersebut," katanya.

"Iya Ardhito Pramono," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulpan kepada detikcom saat dikonfirmasi apakah AP adalah Ardhito Pramono, Rabu (12/1/2022).

Sementara Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Danang Setiyo, menyebut jenis narkoba yang menyeret aktor sekaligus musisi itu adalah ganja.

"Jenis narkoba ganja," kata Danang. Hanya saja, Danang tidak memerinci perihal penangkapan Ardhito. Pasalnya, akan disampaikan dalam keterangan resmi.

"Maaf belum bisa rilis, masih pengembangan," pungkas Danang

Awal tahun 2022 masyarakat banyak dikejutkan oleh kasus narkoba oleh publik figur, semakin kesini kasusnya semakin tinggi mengkhawatirkan.

Sulitnya memberantas narkoba di indonesia, menurut Peneliti Institute Criminal and Justice Reform (ICJR) Iftitah Sari menilai jumlah kasus maupun penggunaan narkotika meningkat karena pemerintah tidak menyelesaikan masalah dasar narkotika. Hal ini tidak lepas dari logika pemerintah dalam penanganan pengguna narkoba dengan pemenjaraan daripada upaya rehabilitasi.

Di sisi lain, regulasi di Undang-Undang Narkotika sangat 'karet' karena tidak bisa membedakan antara pengguna biasa dengan pengedar dengan baik. Ia mencontohkan bagaimana Pasal 111, Pasal 112, Pasal 114, dan Pasal 115 UU Narkotika sebagai upaya pemidanaan. Kemudian ada ruang gelap yang bernama rehabilitasi sesuai Pasal 127 UU Narkotika yang menjadi 'ruang negosiasi' polisi dan pengguna yang terjerat hukum.

Tita menambahkan, proses rehabilitasi pun rumit dan kompleks karena ada syarat-syarat administrasi yang harus dipenuhi. Kemudian dokumen yang dipenuhi harus di fasilitas kesehatan (faskes) khusus sehingga sulit terpenuhi di daerah terpencil. Dikutip dari Tirto.id.