47 Orang Terjaring Dalam Razia Narkotika di Lingkungan USU, Ini Kronologinya

Badan Narkotika Nasional Sumatera Utara (BNN Sumut) melakukan razia di lingkungan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara. 47 orang terjaring razia

47 Orang Terjaring Dalam Razia Narkotika di Lingkungan USU, Ini Kronologinya
Petugas menggiring mahasiswa yang diamankan saat ungkap kasus di Kantor Badan Narkotika Nasional (BNNP) Provinsi Sumatera Utara, Percut Sei Tuan, Deliserdang, Sumatera Utara, Senin (11/10/2021). ANTARA FOTO/Fransisco Carolio

Cahaya.co - Badan Narkotika Nasional Sumatera Utara (BNN Sumut) melakukan razia pada Sabtu (9/11) malam di lingkungan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (FIB USU). Razia yang dilakukan sejak pukul 22.00 WIB berlangsung selama tiga jam.

Dalam razia penyalahgunaan dan peredaraan narkotika, sebanyak 47 orang terjaring dalam razia tersebut. Setelah dilakukan tes urine terdapat 31 orang positif menggunakan narkotika dan 16 orang negatif menggunakan narkotika.

Dari 31 orang yang dinyatakan positif terdapat 14 orang mahasiswa aktif USU dan 6 orang lainnya merupakan alumni USU. Sedangkan 11 orang merupakan masyarakat biasa. Dalam razia tersebut BNN Sumut menyita barang bukti ganja seberat 508,6 gram.

Edy Ikhsan Wakil Rektor I USU membenarkan adanya razia tersebut. Razia ini juga sebagai rangkaian persiapan pembelajaran tatap muka yang segera dilaksanakan.

Edy juga mengklaim bahwa pihaknya menyurati BNN Provinsi Sumatera Utara untuk melakukan pemeriksaan di lingkungan kampus.

“Bagi mahasiswa USU yang terjaring dalam razia ini, maka akan diberi sanksi oleh pihak kampus sesuai dengan peraturan rektor yaitu mahasiswa yang dijatuhi hukuman minimal dua tahun akan langsung dipecat,” ujar Edy

“Kami sedang mempersiapkan pembelajaran tatap muka, yang akan digelar paling cepat semester selanjutnya. Salah satunya kami ingin memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang terindikasi ada di lingkungan USU,” ujar dia dalam keterangan tertulis, Senin (11/10/2021).

Dalam komitmen dalam pemberantasan narkotika USU tidak akan mengintervensi aparat dalam proses hukum.

Sejalan dengan itu, Amalia Meutia Juru Bicara USU mengatakan bahwa 14 mahasiswa aktif yang terjaring akan diskors selama enam bulan dan harus menjalani rehabilitasi.

"Setelah mereka menjalani rehabilitasi. Maka mahasiswa tersebut dan orangtuanya akan diminta datang ke fakultas untuk menandatangani surat perjanjian agar tidak mengulangi perbuatannya lagi," kata Amalia kepada wartawan, Senin (11/10).

Amalia juga menjelaskan bahwa belasan mahasiswa jika melakukan pelanggaran perjanjian yang telah disepakati akan di-drop out dari kampus.

"Pada saat perjanjian itu dibuat sekaligus diberikan surat skorsing selama 6 bulan kepada mahasiswa tersebut," ujarnya.