2 Operator Di Stop Sementara Imbas Kecelakaan Beruntun TransJakarta

Imbas kecelakaan beruntun Transjakarta di 2 tempat yakni Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, 2 operator bus Transjakarta di hentikan sementara operasinya.

2 Operator Di Stop Sementara Imbas Kecelakaan Beruntun TransJakarta
Kecelakaan beruntun Transjakarta. Gambar : beritasatu.com

Cahaya.co - Setelah terjadi insiden kecelakaan bus pada hari Kamis (02/12/2021) dan Jumat (03/12/2021), 2 operator yang bekerja sama dengan PT. TransJakarta dilaporkan sedang di inspeksi serta diberhentikan sementara operasionalnya.

Adapun kedua operator tersebut yaitu PT. Steady Safe dan PT. Mayasari Bhakti yang memiliki armada sebanyak 119 dan 110 kendaraan.

Dalam acara konferensi pers yang dilakukan pada hari Sabtu (04/12/2021) di Kantor Pusat PT. Transportasi Jakarta, M Yana Aditya selaku Direktur Utama PT TransJakarta menyampaikan bahwa pemberhentian sementara operasional kurang lebih pada Steady Safe terdapat 119 kendaraan dan di Mayasari terdapat 110 kendaraan yang busnya sama mengalami kecelakaan kemarin. Kendaraan tersebut akan diinspeksi terlebih dahulu.

Diketahui, PT. Steady Safe dan PT. Mayasari Bhakti adalah 2 dari 6 operator bus besar yang bekerja sama dengan PT. TransJakarta. Sebagai informasi, PT. TransJakarta telah bekerjasama dengan 17 operator yang meliputi bus kecil, sedang, dan besar.

Selama masa pemberhentian operasional ini, baik Steady Safe maupun Mayasari Bhakti diwajibkan untuk melakukan pengecekan terhadap semua armadanya mulai dari steering engine dan lainnya, serta semua teknis kendaraannya.

Selain kondisi armadanya, kedua operator tersebut diharuskan untuk melakukan pengecekan kesehatan terhadap seluruh pengemudinya.

PT. TransJakarta juga saat ini sedang melakukan perbaikan Standar Operating Procedure (SOP) berkendara, diantaranya yaitu dengan memberikan arahan pada pengemudi agar tidak mengebut dalam berkendara.

Yana menjelaskan bahwa pihaknya memiliki SOP kecepatan agar tidak melebihi 50 km per jam. Walaupun operasional kedua operator tersebut dihentikan, ia menyampaikan bahwa pihaknya tetap memiliki armada yang cukup dengan menerapkan relokasi pada beberapa rute.

Setelah inspeksi serta investigasi pada kedua operator tersebut selesai dilakukan, TransJakarta akan menentukan pemberian sanksi terhadap kedua operator tersebut apabila terbukti melakukan pelanggaran.

Diketahui, sanksi yang akan dikenakan pada kedua operator tersebut apabila terbukti melakukan pelanggaran akan merujuk pada kontrak kerja sama antara operator dengan TransJakarta.

Sebagai informasi, sebelumnya bus TransJakarta mengalami kecelakaan beruntun di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan dalam waktu yang berdekatan.