Wagub DKI: Proyek 1,8 Juta Sumur Akan Makan Waktu 20 Tahun

Proyek sumur untuk atasi banjir, diperkirakan butuh waktu 20 tahun. Siapkah pemerintah selanjutnya untuk melanjutkan ?

Wagub DKI: Proyek 1,8 Juta Sumur Akan Makan Waktu 20 Tahun
Foto sumur resapan, Gambar dikutip dari : mediaindonesia

Banten - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menjelaskan rencana 1,8 juta sumur resapan untuk menanggulangi banjir adalah proyek jangka panjang. Proyek ini butuh waktu yang lama dan tidak mampu diselesaikan oleh periode Anies. Melainkan membutuhkan 20 tahun untuk menyelesaikannya.

“Yang dimaksud Pak Gubernur 1,8 juta itu kebutuhan Jakarta, bukan harus dipenuhi dalam lima tahun atau bahkan satu tahun,” kata Riza.

Waktu 20 tahun, berarti sekitar 4 periode pemerintahan, bisakah hal ini terealisasikan meski berganti kepala daerah?

Riza juga menekankan Pemprov DKI Jakarta tak mungkin merampungkan 1,8 juta sumur resapan dalam lima tahun ini. Tentu saja ini adalah program lanjutan yang akan diteruskan ke Gubernur Jakarta selanjutnya.

PR untuk Gubernur selanjutnya tentu nambah banyak, dalam 4 periode proyek sumur resapan ini harus dilakukan. Tentu untuk Jakarta yang lebih baik dan anti banjir.

Wagub DKI Jakarta menyebutkan proyek ini akan dikerjakan oleh setiap gubernur selanjutnya. Sehingga kebutuhan sumur resapan bisa diselesaikan.

“Mungkin 2,3,4 periode ke depan. Memang ini membutuhkan waktu,” imbuhnya.

Ilustrasi Banjir, Gambar dikutip dari: bbc.com

Pembuatan sumur resapan ini pun tidak hanya dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta saja.Riza menjelaskan bahwa pihak pemprov meminta dukungan kepada seluruh pihak untuk program tersebut. Baik dari pihak pengembang, pemilik Gedung hingga dari warga.

Dukungan ini pun disampaikan harus didukung dari pihak warga. Maka setiap warga diminta untuk membangun sumur resapan di rumah masing-masing. Terlebih lagi pada daerah yang berpotensi banjir tinggi.

Selanjutnya akan menjadi kewajiban Pemprov maupun BUMD untuk bangun sumur resapan tersebut. idealkah itu dilakukan? Jika kewajiban untuk membangun sumur resapan akan menjadi kewajiban untuk setiap warga DKI? demi kebaikan Jakarta, semoga bisa terlaksana.

Perlu diketahui bahwa sebelumnya, Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta mengklaim baru membuat 2.974 titik sumur resapan hingga Desember 2020. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani menyebutkan bahwa baru ada 1.722 titik sumur resapan yang ada di Jakarta.

Jumlah ini tentu sangat jauh dari target yang sudah direncanakan. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022 menargetkan pembanguan sumur resapan adalah 1,8 juta titik. Dimulai dari tahun 2020 lalu.

Rincian dari target tersebut adalah 60 titip sumur pada seriap RT yang ada di Jakarta. Kalau didetailkan lagi maka akan sangat banyak titik resapan tersebut. Bisa dikatakan lagi jika Jakarta akan sangat membutuhkan sumur resapan untuk menangulangi banjir.

Banyak pertanyaan yang muncul memang. Dari seberapa efektif cara tersebut hingga lamanya pembangunan untuk menangkal banjir di Jakarta. Menurut kamu, ada cara yang lebih efisien dan lebih cepat ?