Buat Postingan Kontroversial di Hari Perempuan Sedunia, Ini Dia Klarifikasi Dari Burger King

Sempat unggah postingan di Hari Perempuan Sedunia, Burger king di kecam lalu buat klarifikasi

Buat Postingan Kontroversial di Hari Perempuan Sedunia, Ini Dia Klarifikasi Dari Burger King
Gambar dilansir dari : Burger King

Cahaya.co -Hari Perempuan Internasional baru saja diperingati pada 8 Maret kemarin. Tentu saja banyak sekali cara untuk merayakan hari tersebut, seperti yang dilakukan Burger King. Namun hasilnya malah blunder.

Dalam akun twitternya, Burger King mengunggah kalimat yang malah dianggap merendahkan perempuan. “Women belong in the kitchen” atau bila di artikan secara seksama, "perempuan seharusnya berada di dapur". Tentu saja cuitan ini menghasilkan banyak komentar.

Tidak hanya komentar sebenarnya, lebih tepatnya mendapatkan banyak kecaman. Apalagi tweet tersebut ditulis tepat di Hari Perempuan Internasional 2021. Tokoh feminis dunia langsung membuat banyak komentar dengan banyak pandangan.

Blunder ini menjadi boomerang tersendiri bagi Buger King, walaupun pada awalnya memiliki niat baik.

Sehingga langsung saja pihak Burger King Inggris langsung memberikan klarifikasi. Serta, langsung menghapus tweet yang dinilai akan membuat kontrovesial semakin besar.

Maksud awal dari pihak Burger King adalah mempromosikan beasiswa untuk koki perempuan. Alasan ini yang menjadi klarifikasi dari pihak restoran cepat saji tersebut.

“Kami punya misi untuk mengubah rasio gender di industry restoran dengan memperluas pekerja wanita yang ingin punya kesempatan mengejar karier di dunia kuliner,” diterjemahkan dari tulisan pihak Burger King Inggris (9/3)

Melalui pernyataan resmi memang pihak Burger King memiliki program khusus beasiswa kuliner untuk dua koki wanirta yang akan terpilih di Amerika Serikat. Pernyataan ini dilansir dari laman Washington Post, Selasa (9/3).

Demi mendorong para perempuan untuk mendobrak dominasi pria dalam dunia memasak. Hal ini menjadi alasan adanya program tersebut, karena dari semua koki professional Inggris, hanya ada 20% koki perempuan.

Namun, unggahan tersebut justru menjadi kecaman. Burger King pun memberikan klarifikasi, Sehingga kedepannya akan membuat pengumuman yang lebih baik lagi.

Banyak komentar dari beberapa pihak, mulai dari para netizen hingga pengamat Merek Dagang asal Inggirs, Allen Adamson. Bagi pengamat ini, Burger King telah melakukan blunder terkait dengan tweet yang sudah dirilis tersebut.

“Ini seharusnya tidak terkait dengan Burger King,” ucap Adamson.

Beberapa netizen asal Inggris pun bahkan sempat beraksi cukup keras. Seruan untuk tidak menyantap Burger King pun sempat terlontar. Tak hanya itu saja, mereka bahkan menyayangkan kenapa pihak Burger King harus menunggu waktu 12 jam untuk menghapus tweet tersebut dan meminta maaf.

Cukup keras memang tanggapan dari warganet Inggris ini, tapi tentu belum sekeras ujaran dari netizen Indonesia. Bahkan jika berita blunder ini naik di kalangan ibu-ibu lewat grup whatsapp milik mereka, akan cukup mengguncangkan dunia.

Gambar dilansir dari : liputan6

Masih ada pula netizen Inggris yang memberikan komentar bahwa ini adalah langkah cerdas yang dilakukan Burger King. Sebagai sarana untuk marketing yang cukup efektif dan tentu saja mendapatkan banyak respon.