Pandemi Covid-19 akan diubah menjadi Endemik. Apa bedanya pandemik dan Endemik?

Genap satu tahun, Covid-19 belum usai. Akankah Covid-19 menjadi Endemik ?

Pandemi Covid-19 akan diubah menjadi Endemik. Apa bedanya pandemik dan Endemik?

Banten - Berbagai pakar kesehatan dunia telah menetapkan bahwa pandemik akan terus bertahan untuk beberapa tahun ke depan dan akan diubah menjadi endemik.

Sejak muncul pertama kali di China, Covid-19 yang berawal dari virus corona dari keluarga SARS telah menjelma menjadi pandemi setelah menyebar dengan cepat dan menginfeksi jutaan orang di dunia.

Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) menyebut bahwa Covid-19 yang kini berstatus pandemik atau pandemi kelak akan menjadi endemik di akhir tahun 2020.

WHO menyatakan meski pandemi hingga kini belum berujung selesai dan malah semakin terjadi peningkatan, maka dari itu WHO mengingatkan agar dunia mulai belajar untuk hidup berdampingan dengan Covid-19.

Dr. Michael Ryan selaku Direktur Eksekutif Program Darurat Kesehatan WHO beberapa waktu lalu menyatakan virus corona yang saat ini menjangkiti dunia kemungkinan besar tidak akan hilang. Pandemi Corona bisa berubah menjadi endemik.

Epidemik sendiri adalah kehadiran konstan dari suatu penyakit atau infeksi dalam wilayah geografis di mana persentase orang yang terinfeksi akan selalu ada. Sejak teridentifikasi Desember 2019 sampai saat ini, COVID-19 adalah pandemi. Namun, bukan tak mungkin kedepannya pandemi corona menjadi endemik.

Tidak hanya itu, ia juga menceritakan bahwa dunia terlalu berharap pada Herd Immunity sendiri yang banyak di salah pahami oleh masyarakat dunia. Lantas apa perbedaan Pandemik dan Endemik?

Pandemi Vs Endemik

Perbedaan antara pandemi dan endemik adalah prediktabilitas. Untuk pandemi seringnya berada pada situasi ketidakpastian, sedangkan endemik akan menjadi sesuatu yang sering ada dan bisa lebih diatasi. 

Sebagai contoh HIV sebagai jenis virus endemik. HIV belum hilang, tetapi sudah ada terapi dan metode pencegahan dan orang tidak merasa takut seperti sebelumnya. Bahkan, pengobatan modern menawarkan kehidupan yang panjang dan sehat untuk orang dengan HIV.

Salah satu penyakit endemik adalah malaria di Afrika dan beberapa wilayah di Amerika Selatan.   

Penyakit endemik juga sering disalah artikan sebagai epidemi. Akan tetapi, epidemi mengacu pada berjangkitnya suatu penyakit yang menyebar melalui satu atau lebih

"Dalam istilah epidemiologi, wabah mengacu pada sejumlah kasus yang melebihi apa yang diharapkan. Pandemi adalah ketika ada wabah yang menyerang sebagian besar dunia. Kami menggunakan istilah endemik ketika ada infeksi dalam lokasi geografis yang ada selamanya," jelas Dr Pritish.

Sementara itu, dikutip dari website resmi University of Puget Sound, cara mencegah penyakit Endemik atau penyebaran penyakit menular adalah dengan rajin mencuci tangan, melakukan vaksinasi, hingga berada di dalam rumah bila mengalami gejala infeksi.

Bila Covid-19 jadi Endemik, nantinya penyakit ini akan diistilahkan sebagai penyakit "non musim" yakni penyakit yang ada dan terus bertahan seperti Malaria dan Hiv. Hal itu bisa saja terjadi karena telah munculnya vaksinasi, dan donor plasma darah bagi penderita Covid-19.