Master Catur Nasional Angkat Bicara Soal Dewa Kipas

Lagi ramai soal akun pemain catur "Dewa Kipas" yang merasa dicurangi karena dibanned oleh penyedia permainan catur online.

Master Catur Nasional Angkat Bicara Soal Dewa Kipas
Gambar Dilansir dari : galamedia.pikiran-rakyat.com

Cahaya.co - Heri Darmanto yang juga ahli IT serta master catur nasional angkat bicara mengenai kasus dewa kipas. Perlu diketahui bahwa Dewa Kipas adalah sosok yang mengaku terkena banned oleh chess.com.

Saking ramainya kasus ini, membuat sosok Deddy Corbuzier pun mengundangnya ke acara podcast miliknya. Hal ini pun mendapatkan banyak tanggapan, salah satunya dari Heri Darmanto.

Mengaku memiliki rekam jejak yang luar biasa, dewa kipas pun mendapatkan banned dari pihak chess.com. Menanggapi hal tersebut, Heri memberi penjelasan mengenai kejadian tersebut. Menurutnya hal tersebut sangat wajar untuk terjadi. Apalagi jika data statistika yang dilakukan dewa kipas tidak wajar.

Dengan mengetahui hal tersebut, dirinya merasa janggal jika Dewa Kipas merasa dicurangi saat bermain catur. Pasalnya layanan ini sudah lama dan telah diverifikasi oleh banyak Grandmaster di dunia.

Sehingga bisa dikatakan bahwa proses untuk melakukan banned pun tak sembarangan. Bahkan menurut Heri ada banyak akun yang di banned karena telah melakukan kecurangan, setiap harinya lagi.

“Layanan ini professional, jadi tidak akan mempertaruhkan nama baik dengan banned pemain secara serampangan. Jadi mereka pasti sudah mempertimbangkan kepada akun yang melanggar,” kata Heri.

Ada kiranya 500 akun yang ada di Chess.com terkena banned karena telah melakukan kecurangan seperti menggunakan cheat engine. Jadi memang keputusan tegas tersebut dilakukan karena pelanggaran, begitu kata Heri menambahkan.

Pihak dari Chess.com pun telah mengklarifikasi melalui akun Twitter. Jadi bukan hanya karena laporan dari pengguna akun saja, namu karena proses analisa yang dilakukan admin dari situs. Sehingga hal tersebut menjadikan akun Dewa Kipas terkena banned.

Tidak cukup hanya memberikan penjelasan itu saja, namun Heri juga membongkar data yang dilakukan oleh akun Dewa Kipas. Karena memang data tersebut bisa diakses oleh public.

Dari dara yang didapatkan, Dewa Kipas telah melakukan permainan sebanyak 369 sejak 11 Februari hingga 2 Maret. Ada 333 kali permainan catur dalam mode rapid (waktu control 10 menit) dan sisanya dalam kontrol waktu lima menit dan 15 menit.

Grafik permainan pun menjadi janggal jika dilihat kembali. Tercatat mulai tanggal 22 Februari grafik permainan yang dilakukan selalu naik, tidak seperti sebelumnya yang naik turun.

Semua data permainan yang sudah tercatat itu tadi membuat pihak dari Chess.com memeriksa akun Dewa Kipas. Dan menghasilkan keputusan untuk mem-banned akun tersebut.

Jika membicarakan tentang kejelasan dari pihak situs mengenai pelanggaran ini juga menjadi kebijakan perusahaan. Pada awal permainan pun sudah ada informasi mengenai hal tersebut. Hal ini juga digunakan agar tak ada pengguna yang melakukan kecurangan.

Herannya, dengan sistem yang begitu ketat ini masih banyak pendukung dari Dewa Kipas. Sayangnya lagi, Deddy Corbuzier sampai hati untuk mengundangnya ke Podcast miliknya. Sungguh luar biasa sekali. 

(Editor : Hendra Napitupulu / Writer : Roiyhan Adinegara).