Indonesia Darurat Sampah!, Kini Masyarakat Harus Bisa Mengurangi Plastik Dimana pun berada.

Huh, persoalan sampah tiada henti-henti. Berguna untuk dipakai, namun juga menyusahkan dikemudian hari!

Indonesia Darurat Sampah!, Kini Masyarakat Harus Bisa Mengurangi Plastik Dimana pun berada.
Gambar Dikutip dari : Sustaination.id

Banten - Mengingat ke belakang, pada bulan Juni 2020 para warganet gempar dengan adanya ikan paus mati di perairan Thailand dengan kondisi mengenaskan karena perutnya ditemukan sampah 80 tas plastik.

Pasalnya, sampah plastik sering kali berakhir di laut dan membahayakan makhluk hidup yang tinggal di sana.

Karena setiap tahunnya sebanyak 8 juta ton sampah plastik yang terbuang ke laut, maka dari itu kita harus mengurangi sampah plastik tersebut untuk melindungi makhluk hidup di bawah laut sana.

Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menginformasikan bahwa Indonesia adalah negara penyumbang sampah plastik ke laut terbanyak kedua di dunia setelah China sejak tahun 2016. Tidak hanya itu, dalam perhitungan volume data sampah yang ada di Indonesia saat ini telah mencapai 66,5 juta ton selama tahun 2018 ini, dan sebagian besar berasal dari kategori sampah rumah tangga yang kebanyakan adalah sampah plastik.

Ilustrasi Memisahkan sampah organik dan anorganik (Shutterstock)

Hal ini dikarenakan permintaan yang terus meningkat, dan produksi plastik sekali pakai pun terus meningkat pula. Sehingga sampah tidak bisa ditampung lagi dan harus dibuang ke laut.

Padahal banyak sekali himbauan dan aturan berkaitan tentang pengurangan penggunaan plastik yang dilakukan pemerintah, namun hasilnya masih sangat jarang terlihat hingga sekarang. Masyarakat pun masih banyak yang menspelekan akan hal ini.

Bahan plastik tak bisa dipungkiri jadi favorit saat ini. Mau membungkus makanan dengan praktis, wadah berbahan plastik, mulai yang berbentuk kantong, hingga kotak makan yang terkesan fancy, mudah kita dapatkan.

Ada beberapa tips sederhana yang harus diperhatikan,untuk mengurangi sampah plastk ini!

  • Membawa Bekal dari rumah
  • Membawa Tempat Minum Sendiri
  • Membawa Totebag
  • Mengelola sampah plastik dengan baik
  • Mengurangi Penggunaan Tissue Basah
  • Menggunakan Produk dengan yang dikemas dengan beling kaca atau karton.

Dengan menerapi itu semua kita tetap akan bisa menikmati kehidupan di masa depan yang akan datang dengan lingkungan yang lebih sehat dan bersih.