Demi tingkatkan hubungan diplomatik, Joe Biden hubungi Korea utara

Meski telah menghubungi Korea Utara demi memperbaiki hubungan diplomatik, namun sampai saat ini belum mendapat jawaban

Demi tingkatkan hubungan diplomatik, Joe Biden hubungi Korea utara
Gambar dilansir dari : bbc

Cahaya.co - Amerika Serikat mengklaim bahwa telah menghubungi pihak dari Korea Utara. Pejabat senior dari AS ini mengungkapkan jika Presiden Joe Biden telah berupaya untuk melakukan pendekatan diplomatik. Langkah ini dilakukan dalam waktu belakanangan ini.

Setelah menghubungi pihak Korea Utara, hingga saat ini pun pihak dari AS belum mendapatkan respons dari Pyongyang. Tanggapan ini tentu saja ditunggu pihak AS agar hubungan diplomatik yang dilakukan berjalan lancar.

“Untuk mengurangi resiko eskalasi, kami menghubungi pihak pemerintah Korea Utara melalui beberapa saluran mulai pertengahan Februari, termasuk di New York,” kata pejabat AS.

Dari pernyataan itu tadi, pihak AS juga mengaku bahwa hingga saat ini belum menerima tanggapan apapun.

“Sampai saat ini, kami belum menerima tanggapan apapun dari Pyongyang. Ini menyusul lebih dari setahun tanpa dialog aktif dengan Korea Utara, meskipun AS telah melakukan banyak upaya untuk terlibat,” tambahnya.

Perlu diketahui bahwa pada tahun 2020 lalu, Korea Utara dan AS telah mengarah ke perseturuan yang cukup meninggi. Bahkan jika kedua negara tersebut benar-benar perang, maka akan mengancam keberlangsungan hidup umat manusia. Pasalnya perang antar dua negara ini akan menggunakan senjata nuklir.

Ditambah lagi, citra satelit yang diperoleh CNN mengungkapkan jika Korea Utara baru-baru ini menyembunyikan beberapa fasilitas. Fasilitas ini diyakini oleh intelijen AS digunakan untuk menyimpan senjata nuklir.

Gambar dilansir dari : liputan6.com

Dalam komunikasi yang dijalin kembali tahun ini, pejabat tak menjelaskan apa syarat dari AS yang disampaikan ke Korea Utara. Dirinya hanya mengatakan bahwa pemerintah telah melakukan peninjauan antar lembaga terkait kebijakan AS terhadap Korea Utara.

Hal ini termasuk evaluasi dari semua opsi yang tersedia. Tentu, untuk mengatasi meningkatnya ancaman yang dilakukan oleh Korea Utara.

“Termasuk pula evaluasi dari opsi yang tersedia untuk mengatasi meningkatnya ancaman yang ditimbulkan Korea Utara terhadapnya, tetangga dan juga komunitas internasional yang lebih luas.” Ucap pejabat AS tersebut.

Langkah yang dilakukan AS ini memang cukup relevan dengan keadaan saat ini. Namun, tidak ada yang tau apa yang sejatinya ada dibalik memanasnya kedua negara tersebut.

Sehingga dalam proses peninjauan ini, pemerintah AS melakukan konsultasi dengan mantan pejabat pemerintah. Mantan pejabat dan juga termasuk pejabat pada masa Donald Trump dinilai memiliki pengalaman untuk hubungan diplomatik tersebut.

Tak hanya sampai disitu saja, AS juga telah menghubungi pihak sekutu seperti Jepang dan juga Korea Selatan. Dengan harapan, tinjauan yang dilakukan mengenai kebijakan intensity mampu dirampungkan dalam beberapa pekan ini.

Semoga saja semua upaya yang dilakukan Presiden terbaru Amerika Serikat ini akan menghasilkan hal terbaik. Tidak nyaman bukan jika perang dunia akan terjadi kembali ?, Masalah baru bisa muncul bagi umat manusia