Atlet Dipaksa Jalan Kaki ! Jokowi Tegaskan, Jangan Diamkan Perlakuan Tak Baik All England

Setelah Atlet All England harus dipaksa mundur dari kompetisi bulutangkis, mereka juga tak diperbolehkan ikut fasilitas transportasi hingga lift hotel.

Atlet Dipaksa Jalan Kaki ! Jokowi Tegaskan, Jangan Diamkan Perlakuan Tak Baik All England
Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna menyampaikan pernyataan sikap di Jakarta, Kamis (18/3), atas keputusan BWF yang memaksa tim nasional bulu tangkis Indonesia mundur dari turnamen All England 2021. (Antara/Roy Rosa Bachtiar)

Cahaya.co - Kasus diskualifikasi Atlet bulutangkis Indonesia di cabang All England begitu ramai, mulai dari warganet, mantan atlit, tokoh politik sampai presiden ikut komentar

Hal ini karena, All England merupakan kejuaraan bergengsi di kelas dunia. Apalagi Indonesia memiliki prestasi gemilang disana.

Tentu hal ini membuat Presiden Jokowi memantau langsung apa yang terjadi saat ini di All England

Seperti dilansir Cnn Indonesia, Keingintahuan Presiden Jokowi memiliki alasan yang jelas. Menurut Menpora, dalam desain besar olahraga Indonesia badminton menempati urutan teratas dari 14 cabang olahraga (cabor) unggulan.

"Jadi kami sangat berkepentingan dan konsentrasi membela ini. Sebagai warga negara terlukai, upaya Ibu Menlu [Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi] luar biasa, dimonitor langsung bapak presiden," kata Menpora dalam konferensi pers di Kantor Kemenpora, Jumat (19/3).

"Presiden meminta kami dan Kemenlu melakukan langkah cepat dan terbaik. Terutama menyelamatkan anak kita yang ada di sana. Kemudian Presiden juga minta supaya perlakuan-perlakuan tidak baik jangan didiamkan," ia melanjutkan.

Pihak pemerintah turut prihatin atas keputusan bagi para Atlet Indonesia di kompetisi All England, Terlebih Atlet Indonesia mendapatkan perlakuan tak adil. Bayangkan, Atlet kita tak boleh menggunakan fasilitas transportasi bahkan lift hotel sekalipun.

Pemain Timnas ini diharuskan berjalan kaki, Iya berjalan kaki !  Dari Birmingham Arena ke hotel. Bagaimana tak teriris hati ini bila mendengar atlet kebanggan kita di perlakukan seburuk itu

Gambar dilansir dari : Media Indonesia

Marcus Gideon dkk harus tersentak ketika mereka sudah berlatih cukup keras selama ini untuk persiapan All England, namun harus berhenti usai salah satu penumpang pesawat yang tak dikenal terdeteksi positif Covid-19. 

Padahal orang tersebut bukan dari rombongan Atlet dan tim official, huh betul-betul bikin kita mengerutkan dahi. Mungkin kedepannya pemerintah harus memberikan akses transportasi pribadi seperti pesawat pribadi. Lagipula tak ada ruginya, toh atlet kita mengharumkan nama baik Indonesia di ajang internasional.

Referensi : http://cnn.id/619627