Asosiasi Pers Apresiasi Pemerintah Atas Pemberian Vaksinasi Terhadap Wartawan

Apresiasi diberikan terhadap pemerintah terkait pemberian vaksin kepada wartawan

Asosiasi Pers Apresiasi Pemerintah Atas Pemberian Vaksinasi Terhadap Wartawan
Youtube/KemkominfoTV

Cahaya.co -  Masyarakat Pers Indonesia menyampaikan apresiasi terhadap pemerintah atas pemberian vaksin kepada para wartawan Indonesia dari berbagai macam organisasi media massa di tanah air. 

Apresiasi ini disampaikan lewat keterangan tertulis (20/3) "Kalangan masyarakat pers Indonesia menyampaikan terima kasih dan memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pemerintah atas upaya pemberian vaksin kepada para wartawan Indonesia dari berbagai macam organisasi media massa di tanah air" 

Proses vaksinasi terhadap para wartawan ini digelar dalam beberapa tahap. Tahap pertama berlangsung pada  tanggal 25-27 Februari 2021, di Hall Basket Ball Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Presiden Joko Widodo, bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin,  Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, Ketua Dewan Pers (DP) Mohammad Nuh, serta pimpinan asosiasi profesi dan industri pers, ikut  menghadiri acara pembukaan proses vaksinasi ini.

Gambar dilansir dari : Youtube/KemkominfoTV

Proses vaksinasi dosis kedua itu juga berlangsung di Hall Basket Ball Gelora Bung Karno (GBK). Dan dengan jumlah wartawan yang divaksin sebanyak itu, dari laporan setiap asosiasi diketahui hampir tidak ada efek samping yang serius bagi para penerima vaksin. Prosesnya juga berlangsung aman. Antrian tertib, proses pelayanan yang ramah memberi rasa nyaman, dan untuk itu semua kami menyampaikan ucapan  terima kasih kepada  Kementerian Kesehatan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, para tenaga kesehatan yang ikut bekerja keras serta para panitia atas terselenggaranya suntikan vaksin ini.

Selain digelar di Gelora Bung Karno (GBK), proses vaksinasi terhadap para wartawan juga akan digelar di Balaikota, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Pemerintah Daerah Khusus Ibukota (Pemda DKI). Sekitar 4000 an wartawan dari berbagai asosiasi akan menerima suntikan pertama yang direncanakan akan mulai digelar pada pekan keempat Maret 2021.

Bentuk vaksinasi terhadap pers ini merupakan langkah yang dilakukan pemerintah demi menjaga aset garda terdepan dari informasi, yakni para wartawan.

"Industri pers juga termasuk jenis industri yang tidak bisa hibernasi meski situasi segenting apapun dan malah harus bekerja lebih keras, oleh karena publik memerlukan informasi yang akurat dan memadai dalam menghadapi kesulitan pada masa pandemi ini. Informasi yang akurat dan memadai itu, juga diperlukan oleh pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, dalam menentukan dan menyusun kebijakan, termasuk kebijakan yang terkait dengan berbagai upaya menekan laju penyebaran virus COVID-19." pernyataan tertulis dari Dewan Pers dan sejumlah organisasi wartawan.

Gambar dilansir dari : Youtube/KemkominfoTV

Dewan Pers dan sejumlah organisasi wartawan seperti PWI, Forum Pemred, IJTI, SPS, AMSI, SMSI, PRSSNI, ATVSI, ATVLI, dan PFI mengungkapkan terima kasih kepada Dinkes DKI atas segala upaya baik ini, dan atas terselenggaranya proses vaksin tahap kedua ini. Ucapan terima kasih dan apresiasi yang sama juga disampaikan kepada pemerintah daerah yang telah membantu para wartawan mengikuti proses vaksinasi.

Diakhir, pernyaataan tertulis tersebut menghimbau agar para pekerja media, baik yang belum menerima suntikan vaksin maupun yang sudah menerima vaksin, untuk tetap patuh pada protokol kesehatan dalam melakukan pekerjaan jurnalistik. Tetaplah memakai masker, rajin mencuci tangan, tetap jaga jarak, dan menghindari kerumunan.

(Editor : Hendra Napitupulu / Writer : Roiyhan Adinegara )